Home / BERITA

Kamis, 25 September 2025 - 22:54 WIB

Mengemban Misi Perdamaian: Polri Lepas Satgas FPU 7 MINUSCA ke Afrika Tengah

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA  – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali memberangkatkan 140 personel Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 7 MINUSCA untuk menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah. Kontingen ini terdiri dari 115 polisi laki-laki dan 25 polisi wanita yang akan bertugas menjaga keamanan serta mendukung stabilitas di wilayah yang masih rawan konflik.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pengiriman pasukan tersebut merupakan amanat konstitusi Indonesia dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Baca Juga  MenPAN-RB Minta Seluruh Instansi Data Tenaga Honorer

“Berangkat atas dasar amanat konstitusi, misi ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia dan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Misi Satgas FPU 7 MINUSCA akan berlangsung selama satu tahun. Dalam waktu dekat, pasukan perdamaian Polri ini dijadwalkan terlibat dalam pengamanan pemilihan umum di Republik Afrika Tengah yang rencananya digelar pada Desember 2025.

Komandan Satgas, AKBP Norhayat, menjelaskan fokus utama penugasan adalah perlindungan terhadap warga sipil serta personel PBB.

“Sebagai pasukan perdamaian PBB, misi kita adalah melaksanakan kegiatan protection atau perlindungan terhadap warga sipil, serta perlindungan personel PBB dan juga peralatannya,” tutur AKBP Norhayat.

Baca Juga  Dua Pelaku Terduga Penyalah Gunaan Solar Bersubdi di Amankan Polisi Aceh Tamiang

Brigjen Pol Trunoyudo menambahkan, keberangkatan Satgas FPU 7 bukan hanya sekadar misi militer, tetapi juga wujud tanggung jawab moral dan kemanusiaan.

“Dalam menjalankan misi ini, kami mengemban tanggung jawab kemanusiaan yang luhur. Satgas FPU 7 hadir untuk menjaga perdamaian dan ketertiban di wilayah konflik, memastikan perlindungan bagi warga sipil, serta menciptakan stabilitas yang berkelanjutan. Ini adalah kontribusi nyata Indonesia bagi perdamaian dunia,” tegasnya. (H.Ranto)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati