Home / BERITA

Rabu, 25 Mei 2022 - 08:51 WIB

KPK Akan Hadir di Aceh Tengah Bangun Kerjasama dengan LSM YAC

JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Youth Against Coruption (LSM-YAC) sambangi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI), selasa (24/5/2022)

Kedatangan LSM YAC tersebut untuk membangun kerjasama antar lembaga dalam upaya pencegahan korupsi di Aceh khususnya di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Langkah pertama yang akan dilakukan LSM YAC akan menghadirkan KPK di Aceh Tengah untuk memberikan pembekalan strategi advokasi kepada Pemuda dan Mahasiswa, sekaligus sosialisasi gerakan anti korupsi dengan upaya pencegahan.

“Sudah ada kesepakatan dengan KPK, bahwa kerja sama antar lembaga akan sangat penting dalam upaya preventif dalam rangka pencegahan terjadinya penyalahgunaan anggaran dan kewenangan yang dapat menimbulkan kerugian negara, dan KPK sudah siap hadir ke Aceh Tengah dalam waktu dekat, tinggal menunggu jadwal dari pimpinan,” kata Suyanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa 24 Mei 2022.

Baca Juga  Mualem Center Aceh Pastikan Kemenangan Muzakir Manaf-Fadhlullah Aman Hingga Penetapan KIP

Anto juga menyebutkan bahwa penyalahgunaan keuangan negara melalui kegiatan maupun pengadaan barang dan jasa sangat rentan dan sering mencuat kepermukaan, hanya saja belum ter advokasi dengan baik.

“Kita ingin, setiap setiap potensi penyalahgunaan dapat dicegah untuk menyelamatkan uang negara, bukan hanya sebagai opini yang kadang-kadang dimanfaatkan dan bisa menggangu stabilitas, tapi memang perlu diawasi secara ketat dan harus transparan, itu menjadi poin pentingnya,” ujar Anto.

Selanjutnya YAC yang bermitra dengan KPK akan membentuk kesadaran kolektif pemuda dan mahasiswa serta lembaga-lembaga kemasyarakatan tentang bahaya laten korupsi, serta menyiapkan SDM yang memiliki kemampuan dalam membaca petunjuk-petunjuk upaya penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran negara yang sejatinya dipergunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Amelia Penderita Tumor Ganas Di Aceh Utara Bercita Cita Ingin Jadi Hafizah

“Kita perlu memperkuat itu, dengan membentuk satu kekuatan kolektif dan kesadaran kolektif tentang bahaya laten perilaku korupsi ini,” ungkap Anto yang juga Wakil Bendahara Umum PB HMI ini.

Anto menyebut, pola-pola perilaku korupsi yang selama ini terjadi juga cenderung sama dan akan terus berulang apabila tidak secara serius diawasi dan dibiarkan, seperti halnya sudah menjadi rahasia umum dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa.

“Untuk itulah kita akan terus mengawasi nanti, dan akan bertindak untuk mengadvokasi melaporkan setiap potensi dan dugaan perilaku korupsi kepada KPK, agar keuangan negara dapat diselamatkan dan dimaksimalkan pemanfaatanya”, pungkas Anto.

Reporter : Mz | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

1.275 Rumah Lolos Verifikasi, Pemko Lhokseumawe Mulai Salurkan Bantuan Stimulan Pascabencana

BERITA

Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana kepada Penggerak Program Gizi dan Rantai Pasok Polri

BERITA

UIN SUNA Lhokseumawe Targetkan 1.500 Mahasiswa Baru 2026, Perkuat Akses Beasiswa dan Kolaborasi Industri

BERITA

Bareskrim Ungkap Kasus Keterangan Palsu Akta Autentik, Tersangka Terancam 7 Tahun Penjara

BERITA

Bencana Berlapis: Korban Banjir Aceh Timur Jadi Korban Kembali Akibat Verifikasi yang Gagal

BERITA

Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Sabu 476 Gram, Etomidate, dan Happy Water di Cakung

ACEH

Konflik Agraria Aceh Timur Memanas, Keuchik dan Warga Dipanggil Polda Aceh, 400 KK Terdampak

ACEH

Tersangka Pembunuhan Warga Peureulak Barat Diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum