Banda Aceh, 16 Juni 2025 – Sebanyak 2.040 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXVII dan Literasi Tahun 2025 mengikuti pembekalan intensif di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala. Acara yang berlangsung pada Senin (16/6/2025) ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, termasuk Rahmiana Rahman, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Aceh, yang membawakan materi bertajuk “Menebar Cahaya Lewat Literasi”.
Dalam paparannya yang inspiratif, Rahmiana menjelaskan konsep literasi secara komprehensif. “Literasi bukan sekadar kemampuan baca-tulis-hitung, melainkan sebuah gerakan pemberdayaan masyarakat yang mencakup berbagai aspek kehidupan,” tegasnya. Ia memaparkan perkembangan terkini gerakan literasi di Aceh, termasuk tantangan yang dihadapi serta beberapa praktik baik taman baca yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh ini, hingga tantangan yang dihadapi.
Beberapa program unggulan yang dijelaskan Rahmiana antara lain ; program Baca, Tulis dan Hitung dengan metode yang menyenangkan, program Literasi Lingkungan yang menggabungkan literasi dengan pendidikan konservasi, program peminjaman buku untuk komunitas atau taman baca
“Ada beberapa Langkah yang bisa digunakan dalam meningkatkan minat membaca. Pertama, kita gunakan buku bergambar dan cerita lokal, membacakan cerita dengan ekspresi dan suara serta jadikan kegiatan membaca sebagai acara seru. Untuk pemuda dan orang tua, kita bisa sesuaikan dengan kebutuhan,”ungkap Rahmiana sambil menunjukkan berbagai dokumentasi perjalanan literasi.
Sesi pembekalan ini juga dihadiri oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, yang memberikan motivasi khusus bagi para peserta KKN. Dalam paparannya, bupati menyampaikan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.
Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB ini juga menghadirkan beberapa narasumber lain, yaitu dari Kepala Pusat Pengembangan Hilirisasi USK dan Kepala Balai Besar POM Banda Aceh. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, khususnya saat sesi tanya jawab dengan para narasumber.
Rahmiana menutup paparannya dengan pesan motivasi: “Gerakan literasi adalah investasi peradaban. Hasilnya mungkin tidak kita lihat hari ini, tapi yakinlah setiap buku yang dibaca, setiap diskusi yang digagas, adalah benih yang akan tumbuh menjadi pohon pengetahuan yang rindang.”
Pembekalan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan KKN Reguler dan Literasi Tahun 2025 Universitas Syiah Kuala yang akan berlangsung selama 1 bulan di berbagai lokasi di Aceh. program-program yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Ditulis oleh Tim Infokom PW Forum TBM Aceh







