Home / BUDAYA

Selasa, 9 April 2024 - 06:07 WIB

Harga Daging di Pasar Tradisional Km 12 Cot Girek Stabil dan Masih Terjangkau

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA –  Selain menyambut Bulan Suci Ramadhan, tradisi Meugang (Memakan Daging) juga dilaksanakan di penghujung Ramadhan untuk menyambut  Idul Fitri atau menyambut hari raya idul Adha.

Meugang sudah menjadi tradisi ummat muslim Aceh disetiap tahunnya meski tidak berdomisili di Aceh. Tradisi yang sudah mengakar turun temurun.

Tradisi Meugang itu sendiri sudah dilaksanakan sejak ratusan tahun yang lalu. Tradisi ini dimulai sejak masa kerajaan Aceh Sultan Iskandar Muda (1607—1636 Masehi). Masa itu Sultan Iskandar Muda memotong hewan yang banyak lalu membagikannya kepada masyarakat.

Baca Juga  387 Jemaah Haji Asal Aceh Kloter 4 Tiba di Arab Saudi

Makmeugang atau Meugang merupakan tradisi yang diawali dengan pemotongan sapi, kerbau, kambing, dan ayam, serta itik (bebek). Kebiasaan ini dilakukan ketika menyambut bulan Ramadan (dua hari sebelum Ramadan), atau menyambut hari raya Idul fitri, juga hari raya Idul adha.

Dalam kesempatan ini, Medialiterasi.id menginformasikan harga daging sapi pada Selasa, (9/4/2024) bertepatan dengan 29 Ramadhan 1445 H di pasar tradisional Km12 Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara berkisar 170.000 hingga 180.000 rupiah /Kg dimana harganya masih setara dengan tahun atau meugang sebelumnya.

Baca Juga  Seluas 8,9 Hektar Ladang Ganja Ditemukan di Kawasan Hutan Lindung Beutong Ateuh Banggala

Sukardi (54) sorang penjual daging di pasar tradisional Km.12 mengaku, dirinya ikut bersyukur dan bahagia dengan harga daging yang stabil dan terjangkau, meski dirinya mendapatkan keuntungan yang tipis.

“Meski tidak mendapatkan untung yang besar, saya. merasa bahagia, karena kita menjualnya dengan harga yang terjangkau sehingga masyarakat mampu membelinya”, ujar Sukardi. [Mahyiddin]

Share :

Baca Juga

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

ACEH

Bunda PAUD Julok Hadiri Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan

ACEH

“Julok Bershalawat” Semarakkan 1 Muharram 1448 H, Ratusan Pelajar Aceh Timur Pawai Ta’aruf Islami

ACEH

40 Kader Baru BKPRMI Aceh Timur Dikukuhkan, 12 Peserta LMD-1 Gagal Karena Tak Disiplin

ACEH

MPU Aceh: Traktir Kopi Kalah Tebak Skor Piala Dunia Tetap Judi, Hukumnya Haram

ACEH

Zakat Padi Gampong Baro Julok Turun ke 3,1 Ton Imbas Banjir, 146 Fakir Miskin Terima Bantuan

ACEH

122 Peserta Didik TKN Pembina Julok Dilepas