Home / ACEH / BERITA

Jumat, 24 April 2026 - 08:35 WIB

Gubernur Aceh: Pemulihan Pascabencana Butuh Rp40 Triliun dari Pemerintah Pusat

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan bahwa pemulihan Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat. Ia memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp40 triliun, terutama untuk rehabilitasi infrastruktur jalan dan jembatan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2027 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Kegiatan ini mengusung tema “Percepatan Pemulihan Pascabencana melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan”.

Menurut Muzakir Manaf, kemampuan anggaran daerah saat ini masih sangat terbatas dan belum mampu mencakup kebutuhan pemulihan secara menyeluruh. Selain kerusakan infrastruktur, bencana juga berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh.

Baca Juga  Polda Metro Bantah Halangi YLBHI Dampingi Pendemo Revisi UU Pilkada yang Tertangkap

Ia menilai, bantuan dari pemerintah pusat selama ini masih berfokus pada penanganan darurat, seperti pemenuhan kebutuhan pangan dan sandang. Sementara itu, kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan, belum tertangani secara optimal.

“Bantuan pusat saat ini baru mencukupi untuk sembako. Sementara untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur jembatan dan jalan hampir belum tersentuh,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menggambarkan kondisi di sejumlah wilayah pedalaman yang masih memprihatinkan. Warga terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai akibat belum tersedianya jembatan yang layak.

Baca Juga  PMII Aceh Timur: Jangan Jadikan Rakyat Korban Kekacauan Data JKA, Cabut Dulu Pergub Nomor 2/2026

Musrenbang tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), serta DPR RI. Forum ini bertujuan menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan program nasional agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran.

Gubernur Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat di lapangan. Namun, ia menekankan bahwa dukungan anggaran untuk pembangunan fisik tetap menjadi faktor kunci dalam mempercepat pemulihan Aceh.

“Mudah-mudahan tahun ini ada perubahan signifikan,” pungkasnya. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gisman Yanengga Klarifikasi Kepengurusan KAPP Papua Tengah, Minta Fince Mofu Tak Mengatasnamakan Organisasi

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

BERANDA

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERITA

Kejaksaan Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati Ulama Abdul Aziz al-Tarifi

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan