Home / BERITA

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:56 WIB

Festival Pesisir #4: Giligenting Rayakan Budaya, Edukasi, dan Kepedulian Sosial

SUMENEP | MEDIALITERASI.ID — Festival Pesisir #4 kembali hadir memeriahkan Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (06/12/2025). Gelaran tahunan yang diinisiasi SKK Migas bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) ini menjadi ruang pelestarian budaya pesisir, pendidikan publik, serta penguatan program sosial bagi masyarakat kepulauan.

Mengusung tema “Lengghi”, festival tahun ini menonjolkan simbol keterbukaan, keramahan, dan kearifan lokal masyarakat pesisir Madura.

Sejumlah tokoh turut hadir dan mendapat sambutan hangat dari warga, di antaranya Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han., serta Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827, Tiara Bendi Wibisono.

Festival kian semarak dengan berbagai pameran budaya, seperti miniatur perahu Madura, batik pesisir, dan keris khas Madura. Di Balai Desa Galis, HCML juga menggelar sejumlah program sosial, antara lain HCML untuk Masa Depan, Langkah Baik HCML, khitanan massal, serta sosialisasi pencegahan stunting bagi masyarakat setempat.

Baca Juga  Perkuat Jurnalisme Sehat, SMSI Sumenep Gelar Raker di Batu Malang

Babinsa Koramil 0827/23 Giligenting juga sigap mendampingi pelaksanaan khitanan massal, membantu menenangkan anak-anak dan memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman dan nyaman.

Dandim Letkol Bendi menyampaikan apresiasinya dan menyebut festival ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat kepulauan.

“Budaya tetap terawat, edukasi berjalan, dan manfaatnya dirasakan warga. Festival seperti ini menjadi kebanggaan Giligenting,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep sekaligus PLT Kepala DLH, Anwar Syahroni Yusuf.

Ia menilai Festival Pesisir #4 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa misi edukasi lingkungan, sosial, dan pelestarian budaya yang sangat penting bagi masyarakat pesisir.

“Kolaborasi SKK Migas, HCML, pemerintah desa, dan masyarakat patut diapresiasi. Festival ini mengajarkan pentingnya menjaga budaya sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesehatan,” tegasnya.

Anwar menambahkan, model penyelenggaraan seperti ini dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat desa dan menjadi contoh festival yang memberikan nilai sosial nyata.

“Ada budaya, ada edukasi, dan ada manfaat langsung bagi masyarakat. Ini selaras dengan komitmen kami untuk mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan,” jelasnya.

Kemeriahan festival mencapai puncaknya pada PPM Awards di Taman Desa Galis. Sejumlah kategori penghargaan diberikan, mulai dari Man of The Year, Best Program, hingga Best Team.

Prosesi budaya Lengghi dan pertunjukan musikal puisi teatrikal menjadi penutup yang menghadirkan suasana hangat dan berkesan bagi warga Giligenting.

Baca Juga  Cak Fauzi Minta OPD Terbuka pada KNPI: Pemuda Harus Terlibat dalam Arah Pembangunan Sumenep

Festival Pesisir #4 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan edukasi sosial dapat berjalan beriringan, memberikan dampak nyata bagi masyarakat kepulauan Sumenep.

Share :

Baca Juga

BERITA

Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 412 Butir Tramadol dan Hexymer

BERITA

Ketua KONI Aceh Saiful Bahri Terima Penghargaan Haornas 2026

ACEH

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi kepada AKBP Aris Cai Dwi Susanto

BERITA

Isu Perceraian Mualem dan Bunda Salma Dibantah, Disebut Tidak Benar

BERITA

Ketua Sinode Baptis Papua: OAP Berasal dari Ras Melanesia dan Memiliki Identitas Budaya Papua

BERITA

Polda Metro Jaya Siagakan 17.800 Personel Amankan Laga Persija–Persib di GBK

BERITA

Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli dan Premanisme

BERITA

Menag Apresiasi Panggung Gembira Santri Misbahul Ulum di Lhokseumawe