Medialiterasi.id | BANDA ACEH – Badan Eksekutif Mahasiswa melalui Kementerian Agama Sukses Menggelar Tabligh Akbar & Safari Dakwah pada 20 – 22 November 2023 di beberapa Mesjid dan pesantren Banda Aceh dan Kota Sabang.
Adapun tema yang diangkat pada kegiatan spiritual ini ialah ” Membangun Karakter Pemuda Akhir Zaman Yang Berlandaskan Iman, Ilmu, dan Amal”
“Kegiatan ini kita adakan sebagai salah satu bentuk kepedulian BEM USK terhadap perjuangan dakwah dan kepedulian terhadap insan khususnya pemuda pada akhir zaman ini, harapannya dengan kegiatan ini kita dapat menginspirasi kembali anak muda khususnya agar terus meningkatkan iman, ilmu, dan amalnya” Ungkap ketua panitia, Muhammad Hanin Rizfi.
Tabligh Akbar dan Safari Dakwah ini mengundang Ulama Asal Minang yang sapaan akrabnya ialah Ustadz Akhir zaman yaitu Abuya Zulkifli Muhammad Ali, atau yang kerap disapa UZMA sebagai penceramah. Selain Abuya, BEM USK juga mengundang Ulama Aceh yang ahli di bidang filsafat yaitu Ustadz Amri Fatmi Anziz. Dengan kolaborasi kedua Ulama ini tentunya sangat menarik minat banyak masyarakat Aceh khususnya nya mahasiswa.
Tabligh Akbar dan Safari Dakwah ini dilaksanakan di 4 tempat yaitu Mesjid Jamik Darussalam, Masjid Oman Al-Makmur, Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, dan Masjid Agung Babussalam.
Pada pergelaran kegiatan Tabligh Akbar dan Safari Dakwah ini, BEM USK juga mengadakan aksi kemanusiaan untuk mendukung Palestina dengan membuka kesempatan bagi para jamaah untuk dapat berdonasi, dan dalam kesempatan ini BEM USK berkolaborasi dengan Human Initiative untuk menyalurkan donasi kepada para pejuang Palestina.
“Harapannya, kami melaksanakan kegiatan ini selain untuk menjadi perjuangan dakwah dalam mengembalikan nilai-nilai keislaman pada masyarakat Aceh khusus nya mahasiswa, juga sebagai pemantik bagi para mahasiswa lainnya untuk terus menggaungkan nilai perjuangan dakwah. Melalui kegiatan ini juga kami ingin ikut andil dalam mendukung para pejuang Palestina, kita sama-sama sadar bahwa saat ini terjadinya aksi kejam dan amoral dari Zionist Israel kepada saudara saudara kita di Palestina, sehingga kita juga harus sigap dan tanggap untuk terus mendukung aksi kemanusiaan agar dapat membantu saudara saudara kita di Palestina” Ungkap Hanin [endæ]







