Medialiterasi.id | Banda Aceh – Siswa Sekolah Alam KAHF Integrated School (KAHFIS) Aceh menjual berbagai menu takjil kepada masyarakat dalam kegiatan Market Day Ramadhan yang digelar pada 25–26 Februari 2026 di Banda Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Entrepreneur Ramadan Camp 2026.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa mempraktikkan langsung proses berwirausaha, mulai dari menyiapkan produk, menentukan harga, hingga melayani pembeli. Kegiatan ini diikuti peserta berusia 5–18 tahun.
Market Day menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 25–28 Februari 2026 di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Kahfis Aceh, Makam Teuku Nyak Arief, serta Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Selain bazar takjil, peserta juga mengikuti kegiatan Ramadan Camp pada 27–28 Februari 2026. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk kemah edukatif yang memadukan pembinaan spiritual, kepemimpinan, dan pembelajaran kemandirian.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai aktivitas ibadah secara berjamaah, seperti salat lima waktu, tarawih, serta tadarus Al-Qur’an dengan pendampingan mentor.
Peserta juga mendapatkan pelatihan public speaking untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum dan mempresentasikan ide usaha yang mereka kembangkan.
Beberapa kegiatan lain yang diikuti peserta antara lain panahan, permainan edukatif, serta jungle cooking atau kegiatan memasak di alam terbuka yang dirancang untuk melatih kerja sama tim dan kemandirian.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga mengikuti wisata edukasi dan ziarah sejarah ke Makam Teuku Nyak Arief sebagai bagian dari pengenalan tokoh perjuangan Aceh.
Selanjutnya, peserta melakukan tur edukasi menggunakan bus Trans Kutaraja menuju Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Koordinator kegiatan, Febriani, S.Si., M.Pd., mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada peserta, terutama dalam memahami praktik kewirausahaan dan nilai-nilai kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini, peserta belajar tentang tanggung jawab, kerja sama tim, serta keberanian mencoba berjualan dan menyampaikan ide mereka,” ujarnya.
Selain kegiatan edukatif, peserta juga mengikuti program Ramadhan berbagi sebagai bagian dari pembelajaran sosial untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. (Difa)







