Home / BERITA

Rabu, 31 Mei 2023 - 21:38 WIB

Balai Tempat Salat Persyarikatan Muhammadiyah Diduga Dibakar OTK

SAMALANGA – Balai berkonstruksi kayu yang sering dimanfaatkan untuk tempat salat di tanah wakaf Muhammadiyah Samalanga, di Gampong Sangso, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen diduga  dibakar oleh orang tidak dikenal pada Selasa subuh (30/05/2023).

Sumber api yang melalap bangunan tersebut, belum dapat dipastikan. Namun, kuat dugaan bangunan itu sengaja dibakar oleh pihak tertentu.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Samalanga, Ustaz M. Yahya Arsyad yang dihubungi wartawan melalui telepon selularnya, Selasa siang ,belum terhubung.

Salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya itu, mengaku ikut memadamkan kobaran api sedang melalap balai yang selama ini sering dimanfaatkan untuk tempat salat warga Muhammadiyah di Samalanga.

Baca Juga  Pemerintah Buka Akses Pengajuan Bantuan Presiden bagi Masyarakat

“Saat itu, kami sedang menuju Meunasah Sangso untuk salat subuh berjamaah. Saya melihat kobaran api di tanah wakaf milik Muhammadiyah yang tidak jauh dengan rumah saya. Kemudian kami empat orang langsung ke lokasi untuk memadamkan api,” ujarnya.

Selaku saksi yang berada di lokasi, warga Gampong Sangso tersebut menyebutkan, hanya bagian lantai dan beberapa bagian lainnya yang terbakar. Dirinya juga tidak mengetahui persis sumber apinya, namun dirinya menduga balai itu dibakar oleh OTK.

Menyikapi kejadian ini, Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja yang ditemui wartawan di lobi Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa siang, membenarkan kejadian tersebut.

“Betul. Tadi sudah saya kirim anggota ke lokasi untuk mengamankan TKP (Tempat Kejadian Perkara),” kata Kapolres.

Baca Juga  Kapolres Lhokseumawe Ajak Wartawan Dukung Pemeliharaan Situasi Kamtibmas Melalui Tulisan

Menyangkut penyebab terbakarnya bangunan tersebut, Kapolres mengaku, belum dapat memastikannya.

“Penyebabnya sedang kita selidiki. Kalau nanti ditemukan ada unsur kesengajaan (dibakar) akan kita proses,” tegas Mike Hardy Wirapraja.

Sebelumnya sejumlah kejadian yang pernah terjadi di lokasi tersebut seperti pembakaran tiang masjid, menghambat jalur masuk dengan meletakkan batu besar di jalan, dan kasus terakhir perusakan plang nama PCM Samalanga juga sudah dilaporkan ke Polres Bireun meski sampai saat ini belum ditetapkan tersangka pelakunya.

“Masih diproses. Kecuali kasus pembakaran tiang masjid, karena terkendala saksi,” pungkas Kapolres. [Kontributor : Muadi Buloh]

Share :

Baca Juga

BERITA

45 Santri Misbahul Ulum Tampilkan Silat Tapak Suci pada Hari Santri Nasional 2026

BERITA

Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan

ACEH

Bantuan UMKM Pusat di Aceh Timur Dikeluhkan, Pedagang Kecil Keluhkan Syarat Administrasi NIB

ACEH

Hadiri Maulid dan Pengajian Asy-Syifa, Wabup Aceh Timur Ajak Ulama Perkuat Dakwah Etika Bermedsos

ACEH

Bupati Aceh Timur Pastikan Kembali ke Jakarta November, Tagih Bantuan Jadup dan Stimulan Banjir

ACEH

Bunda PAUD Julok Sambangi SD/MI Ajarkan Edukasi Konservasi Sejak Dini

ACEH

Bupati Al-Farlaky Timbun 1.200 Meter Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok M

ACEH

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah