Home / BERITA

Sabtu, 1 Januari 2022 - 19:32 WIB

Angin Puting Beliung Amuk Rumah Warga Di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Angin Puting Beliung yang terjadi pada hari Sabtu 1 Januari 2022 pukul 16.59 WIB rusak rumah Ridwan Bin Usman Salah satu warga Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Sabtu (2/1/2022)

Terjangan Angin Puting Beliung Sabtu sore ini tidak mengalami korban jiwa, meski rumah milik Ridwan terjadi kerusakan. Dalam kejadian ini Ridwan ditaksir mengalami kerugian mecapai Puluhan Juta Rupiah.

Heri Maulana, S.IP, M.S.M Selaku Camat Kecamatan Banda Sakti mengatakan, Ridwan bersama 6 anggota keluarganya telah di ungsikan sementara di rumah tetangga.

Upaya pembersihan pun langsung dilakukan oleh pihaknya bersama warga setempat dan akan berlanjut hingga besok untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh sekaligus pemberian bantuan tanggap darurat oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tanggap Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kota Lhokseumawe.

Baca Juga  Muhammad Khalil Dapatkan Bantuan Kursi Roda dari Bunda Salma

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada musibah yang terjadi sore tadi”, Ucap Syukur Heri Maulana.

Lebih lanjut Camat Banda Sakti menghimbau kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim saat ini.

Dalam hal ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMG) Malikussaleh Aceh Utara juga sudah memberikan himbauan untuk Waspada Bencana Hidrometeorologi Basah di wilayah Aceh menjelang tahun baru 2022.

Kepala BKMG Malikussaleh Aceh Utara Siswanto, ST., M.Si menyampaikan kondisi atmosfer terkini, terdeteksi adanya aliran massa udara basah dari Laut Cina Selatan yang menyebabkan wilayah Aceh, khususnya Aceh Tamiang hingga bagian utara Aceh (Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Bireuen) cenderung dalam kondisi yang sangat basah.

Baca Juga  Perang Nuklir Bisa Terjadi : Presiden Prabowo Diminta Waspada 

“Waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan disertai angin kencang”, papar Ketua BMKG Malikussaleh.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, potensi peningkatan curah hujan dapat mengakibatkan bencana banjir bandang atau genangan maupun tanah ini longsor, dan juga mengantisipasi adanya tiupan angin kencang maupun puting beliung dan diprediksi di bulan Desember 2021 s/d Januari 2022, jelas Siswanto.

Peningkatan curah hujan diprediksi akan terus berlangsung, meskipun setelah Januari 2022 masih terjadi hujan dan diprediksi hingga memasuki bulan Februari 2022.

BMKG Malikussaleh Aceh Utara juga menghimbau kepada seluruh stake holder seperti Airnav, Maskapai Penerbangan, Para Nelayan, Masyarakat Pesisir Pantai dan pengelola wisata air agar terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap perubahan cuaca.

Reporter : (Ek) | Photo : (Ist) : Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional 

BERANDA

Hukum Adil dan Beradab Diuji: 3 Pekan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belawan Belum Ada SP2HP

BERANDA

Tujuh Kantor Pemerintahan di Puncak Papua Tengah Dibakar: Ketika Dana Desa Menjadi Pemicu, dan Kepercayaan Menjadi Korban

ACEH

Sidang Perdana Kasus Kekerasan Anak Viral di Idi Tunong, 2 Terdakwa Didakwa Langgar UU Perlindungan Anak

BERANDA

Buruh dan Mahasiswa Bantah Ada Demo Besar Agustus 2026, KSPI dan BEM SI Tegaskan Tak Turun ke Jalan

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus