Home / BERITA / BREAKING NEWS / OLAHRAGA

Rabu, 31 Mei 2023 - 15:46 WIB

Akibat Komding Paksakan Pencabutan, Kompetisi U-13 Di Prediksi Bakal Sepi

Foto. Syaiful Anwar, Pelatih IM Taruna Putra Batang-batang Sumenep

SUMENEP, Kompetisi U-13 yang akan diselenggarakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sumenep dalam konflik sepihak.

Pasalnya, Komisi Banding (Komding) melakukan pencabutan keputusan Skorsing kepada Persatuan Sepak Bola Kangean (PSBA) tanpa ada kordinasi dengan berbagai pihak yang betul-betul mengetahui kronologi pemukulan wasit tahun 2022 Lalu.

Ini salahnya komding, tidak ada kordinasi dengan pihak terkait, kalaupun keputusan komding itu independen, tapi setidaknya jika benar-benar tidak tahu, galilah informasi, jangan seenaknya sendiri memutuskan, “Kata Sobari, Pengurus Askab sekaligus panitia kompetisi tahun ini, Rabu, 31 Mei 2023.

Sobari sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Memang kalau sudah terjadi gampang saja club itu meminta maaf dan tidak akan mengulangi lagi, dirinya juga kasihan dengan club yang terkena skorsing sebelum ini.

Pasti akan sakit hatinya, ada yang 1 tahun, 3 tahun bahkan 5 tahun, padahal kejadiannya tidak se-tragis yang dilakukan PSBA terhadap wasit tahun lalu, bagaimanapun nantinya kalau terjadi pada club yang lain, apakah komdis dan komding akan memberikan sangsi..? Kan tidak adil namanya.

Mulai dulu, baik supporter, official, pemain, kalau membuat kericuhan, sangsinya adalah berdampak pada clubnya, “Paparnya.

Baca Juga  24 Tim Basket 3x3 Mulai Bertanding 16 September di PON XXI  Aceh - Sumut

Pihaknya sudah komitmen pada saat rapat pembentukan panitia, bahwa apabila tuntutan dari teman pelatih dan pengurus club tidak di penuhi, dirinya siap mengundurkan diri dari kepengurusan ASKAB.

“Saya orangnya komitmen mas, saya yang dituakan oleh teman-teman pelatih dan saya harus mengaspirasi suara teman-teman untuk menolak keputusan komding karena keputusannya benar-benar salah dan baru terjadi di ASKAB sumenep”. Imbuhnya

Ditambahkan, pihaknya merasa kasihan kepada club yang pernah terkena sangsi di tahun-tahun sebelumnya yang tidak ada pengampunan seperti sekarang, mereka sakit hati atas keputusan komding yang sekarang.

“Jikalau Komding yang sekarang keputusannya sangat keterlaluan, padahal kejadian tersebut sangat tragis dan tidak pernah terjadi selama ini”, Tambahnya.

Sementara itu, Agus Ravy yang notabene Ketua LBH CKS dan LSM GMAS DPD Kabupaten Sumenep mengingatkan, apabila tahun ini ada pemukulan pemain atau supporter terhadap wasit, komdis jangan sampai memberikan sanksi, dan komding harus bertanggung jawab penuh apabila ada kericuhan pada kompetisi U-13 Tahun ini.

Sebab keputusan pencabutan oleh komding yang baru, jelas akan menyakiti Club di Daratan serta dinilai sebagai pencabutan se-pihak yang dilakukan dengan tergesa-gesa, “pungkasnya.

Baca Juga  Jelang Tahapan Pemilu, Ratusan Mahasiswa Cipayung Plus Sumut Deklarasi Dukung Pemilu Damai 2024*

Pelatih sekaligus pemilik club di sumenep itu menegaskan bahwa Club yang Ada di daratan telah bersepakat dan komitmen, apabila PSBA Kangean mengikuti kompetisi U-13 tahun ini.

Dirinya memastikan, Kompetisi U-13 akan gagal diselenggarakan dan Seluruh Club tidak akan ikut serta pada kompetisi tahun ini.

“Biarkan Mas, agar PSBA nantinya bertanding dengan Komding (red, 2 Tim)”, Tawanya.

Dikonfirmasi terpisah, Syaiful Anwar Pelatih Club IM Taruna Putra Batang-batang membenarkan Hasil Komitmen Seluruh club yang dirapatkan minggu lalu dengan Puluhan Pelatih Disumenep.

Dirinya telah mengkoordinir pelatih dan ketua club supaya menandatangani surat pernyataan sikap yang telah dilayangkan kepada komding dan Askab, “Imbuhnya saat dihubungi media ini

Mantan Aktivis PMII Sumenep sekaligus pengurus Ansor itu meminta ketegasan dalam penetapan komding yang dianggap melanggar kode etik sepak bola dan tata undang-undang serta aturan yang ada.

Pihaknya berharap keadilan berpihak kepada seluruh club yang ada didaratan Sumenep, tidak meminta yang aneh-aneh.

“Saya hanya berfikir apa yang harus diberikan kepada Askab untuk kemajuan sepak bola Sumenep, “Tutupnya.(Pur)

Share :

Baca Juga

BERITA

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

BERITA

Aji Aria Wiguna Dukung Kemenkum Tunda SK DPP Partai Ummat, Sengketa Masih Berproses di MA

BERITA

APDESI Apresiasi Bupati, Publikasi Desa Dorong Transparansi Gampong

BERITA

Penggiat Olahraga Nilai Geliat Olahraga Aceh Timur Stagnan, KONI Akui Krisis Anggaran

BERITA

Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Berlangsung, RS Polri Terima 10 Kantong Jenazah

BERITA

As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum WATA Championship 2026

BERITA

Rusak Sejak Lama, Jalan Sido Mulyo Hambat Ekonomi dan Akses Pendidikan

ACEH

Tak Beri Ampun, Polres Aceh Timur Libas Wartawan 7-2 di Laga Mini Soccer