Home / BERITA

Rabu, 12 Januari 2022 - 17:32 WIB

AJI Lhokseumawe-IOM Gelar Mini Training Liputan Isu Migran

LHOKSEUMAWE – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe bekerja sama dengan The International Organization for Migration (IOM) Indonesia menggelar mini training liputan isu migran untuk jurnalis Lhokseumawe dan Aceh Utara, Rabu (12/01/2022).

Pelatihan singkat jurnalistik yang turut didukung oleh European Union Civil Protection and Humanitarian Aid (ECHO) itu diikuti sekitar 40 jurnalis dari media cetak, televisi, radio, dan online.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lido Graha Hotel dengan konsep hybrid event dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ariani Hasanah Soejoeti yang merupakan Narasumber dari National Media and Communications Officer IOM Indonesia yang memaparkan materi “IOM di Indonesia dan Manajemen Penanganan Pengungsi”, dan Chaideer Mahyuddin dari Agence France-Presse (AFP) dengan materi “Pengalaman Satu Dekade Bersama Imigran di Aceh”.

Sementara dua narasumber lainnya yang tampil secara virtual, yakni Nani Afrida dari Anadolu Agency memaparkan materi “Etika Meliput Isu Pengungsi, dan Sunudyantoro dari Tempo, berbagai pengetahuan tentang “Feature dan Liputan Investigasi Isu Migran”.

Baca Juga  Gereja Rivom Dipadati 5.000 Penonton Konser Musik Gratis

Ketua AJI Lhokseumawe Irmansyah mengatakan, mini training ini digelar bertujuan untuk menambah pengetahuan para jurnalis di Lhokseumawe dan Aceh Utara menyangkut isu migran, termasuk memahami standar peliputan dunia terkait refugees.

Seperti diketahui, sudah beberapa kali pengungsi Rohingya terdampar di perairan Aceh di penghujung Desember 2021 yang sempat ditampung sementara di Balai Latihan Kerja (BLK)  Lhokseumawe yang berlokasi di Desa Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe dalam kondisi memprihatinkan.

“Jurnalis atau wartawan tentunya harus mendapatkan informasi berdasarkan fakta yang faktual, dan selalu taat Kode Etik Jurnalistik,” kata Irmansyah didampingi Sekretaris AJI Lhokseumawe, Jafaruddin, dan Ketua Panitia Pelatihan Singkat Jurnalistik Liputan Isu Migran, Bambang Iskandar Martin.

Baca Juga  Cuaca Ekstrim : Hujan Deras Landa Kota Makassar

Menurutnya, pelatihan jurnalistik ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para jurnalis terhadap isu kemanusiaan, termasuk soal migrasi. Apalagi saat ini jurnalis generasi baru terus tumbuh sejalan dengan semakin berkembangnya media.

“Makanya sebagian peserta yang kita undang dalam pelatihan ini adalah jurnalis muda,” tambah Bambang Iskandar Martin.

Programme Coordinator Emergency, Disaster, Climate, and Resilience Unit IOM Indonesia, Sonya Syafitri Wallenta , dalam sambutannya mengatakan, isu tentang pengungsi (migrasi) sangat “seksi” tidak hanya di Nasional, tetapi juga di dunia Internasional.

Oleh karena itu, Sonya berharap dengan adanya mini training ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan teman-teman media tentang isu-isu migrasi tersebut.

Reporter : Bastin | Photo : Bastin | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk 

BERANDA

Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur karena Alami Sakit Jantung, Ditunjuk Prabowo Pimpin Dewan Pengawas

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026

BERANDA

Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Rusak