Home / BERITA

Jumat, 14 Oktober 2022 - 17:13 WIB

Presiden Beri Pengarahan Secara Tertutup Kepada Ratusan Pejabat Polri di Istana Negara

Pejabat Polri se-Indonesia berkumpul di Istana Negara, Jum’at (14/10/2022).

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan secara tertutup pada ratusan pejabat Polri di Istana Negara, Jumat (14/10/2022).

Seluruh awak media diperintahkan untuk meninggalkan ruangan saat Jokowi hendak memberikan arahan. Sebelumnya, saat Kapolri memberikan sambutan wartawan masih diperbolehkan meliput di ruangan tersebut.

Sebelumnya Jokowi memanggil ratusan perwira tinggi dan menengah Polri ke Istana. Ratusan perwira Polri dari tingkat pimpinan kepolisian resor hingga daerah (Polres dan Polda) dengan pangkat AKBP hingga Inspektur Jenderal mulai berkumpul di Gedung Krida Bakti, Sekretariat Negara, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat siang sekitar 11.06 WIB.

Rombongan polisi itu tiba menggunakan belasan bus dikawal dengan iring-iringan pengawal polisi. Bus-bus itu terparkir di sekitar Jalan Veteran III. Rombongan tampak berjalan kaki untuk mencapai Gedung Krida Bakti.

Baca Juga  Peduli Korban Banjir, PB PGRI Bagikan Bantuan ke 166 Guru Korwil Idi Aceh Timur

Seluruh awak media diperintahkan untuk meninggalkan ruangan saat Jokowi hendak memberikan arahan. Sebelumnya, saat Kapolri memberikan sambutan wartawan masih diperbolehkan meliput di ruangan tersebut.

Melansir Bergelora.com, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan total 559 anggota Polri yang hadir dalam pemberian arahan oleh Presiden Joko Widodo.

Listyo mengatakan sebanyak 24 pejabat utama Mabes Polri, namun 3 orang diwakili karena berhalangan hadir. Menurut Listyo, sebanyak 33 kapolda juga hadir, dengan satu orang mewakili.

Baca Juga  Satreskrim Polrestabes Medan Berhasil Amankan Seorang DPO Wanita Pelaku Penganiayaan Mertua

“Pengarahan ini diikuti 559 personel Polri, 24 pejabat utama Mabes Polri, 3 orang diwakili, 33 orang kapolda, 1 orang mewakili, karena ada kegiatan, dan 400 kapolres,” kata Listyo di depan Jokowi.

Listyo menyebut saat ini Korps Bhayangkara mengalami penurunan kepercayaan publik setelah mencuat kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo hingga Tragedi Kanjuruhan.

“Bapak presiden berkenan memberikan petunjuk dan arahan tugas kami dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Bertepatan dengan pertemuan ini mencuat kabar penangkapan Teddy Minahasa yang baru akan dilantik sebagai Kapolda Jawa Timur.

Repoerter : EK | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

IAWP 2026, Polwan Indonesia Perkuat Wawasan dan Jejaring Internasional Hadapi Perdagangan Orang

BERITA

Tim Satgas PRR Tinjau Kerusakan Pascabencana di Aceh Timur, Fokus Pulihkan Infrastruktur

BERANDA

Jalur Padang-Solok Lumpuh Total Diterjang Galodo, 32 Warga Mengungsi

BERANDA

PNS di OKI Tewas Ditusuk Istri di Depan Masjid At-Taqwa, Dipicu Persoalan Biaya Berobat Anak

BERANDA

Kontroversi Tikungan 4 Moto3 Austria: Veda Pratama Kena Double Long Lap Usai Senggolan dengan Munoz

BERANDA

Anggaran Rp2,32 Triliun untuk 2.298 Sekolah di Aceh, TTI Temukan 7 Red Flag Revitalisasi

BERANDA

OTT Revitalisasi Sekolah di Palembang, 2 Oknum PPPK Jadi Tersangka, 21 Kepsek Diperiksa Polda Sumsel

BERITA

Yosep Gobai Pertanyakan Pengakuan Delapan Kepala Suku oleh Pemprov Papua Tengah