Home / OLAHRAGA

Selasa, 1 Maret 2022 - 08:41 WIB

FOBA FC Jadikan Ajang Sepak Bola Untuk Memperkenalkan Aceh

JAKARTA – Klub Bola Kaki FOBA FC Jadikan ajang sepak bola sebagai media sederhana untuk memperkenalkan Aceh di seluruh pulau Jawa (01/03/2022)

Himpunan Mahasiswa Aceh yang berasramakan di FOBA, Jakarta ini selain untuk menyalurkan hobi, juga merupakan ajang memperkenalkan Aceh keseluruh pulau Jawa melalui olah raga.

Ketua Bidang Olahraga Mahasiswa Aceh Asrama FOBA Jakarta, Andi Muazirin kepada media menyampaikan, setiap bulannya FOBA FC lakukan latih tanding tiga hingga empat kali, mengingat kondisi pandemi terparah di wilayah pulau jawa, jadwal pertandingan juga bisa berubah-ubah dari jadwal yang sudah di rencanakan sebelumnya, untuk awal maret ini FOBA FC sudah dijadwalkan merumput di Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Aceh Timur Seleksi 590 Peserta Seleksi Atlit untuk Popda Aceh XVII 

Klub bola kaki ini juga dikenal gemar bertanding keliling pulau Jawa, selain diwilayah Jabodetabek dan Banten, FOBA FC juga sudah keliling keberapa daerah di jawab barat, seperti ke Suka Bumi dan Gunung Putri Bogor pada bulan Februari tahun ini.

“Latih tanding yang kami lakukan selama ini keberbagai daerah tidak hanya diwilayah Jabodetabek dan Banten tapi juga ke Suka Bumi dan Banten”, papar Andi Muazirin.

Secara terpisah, Maimun Ramli, Ketua Umum Mahasiswa Aceh Asrama FOBA Jakarta, selaku Presiden klub FOBA FC menyampaikan, Bahwa pertandingan sepak bola yang selama ini dilakukan keberbagai daerah di pulau jawa merupakan cara sederhana kami dalam memperkuat nilai-nilai nasionalisme dan ke Acehan.

Baca Juga  Lebih Dari 13 Ribu Honorer R2 dan R3 di Seluruh Indonesia Gelar Aksi di Depan DPR RI

Lebih lanjut Maimun mengatakan, selaku perantau asal Aceh di Jakarta, timnya berupaya memperkenalkan Aceh melalui ajang sepak bola juga ingin menunjukan komitmen yang kuat tentang nilai-niai ke Acehan, dan hal tersebut tertanam baik dalam diri Mahasiswa Aceh maupun unsur pemuda Aceh di Jakarta.

“Walaupun latih tanding masih sangat dibatasi oleh biaya dan logistik, namun kami terus berupaya untuk latih tanding sesering mungkin, karena olahraga sepak bola ini punya banyak nilai tambah (positifnya) terlebih ditengah pandemi, mengingat bahwa olahraga merupakan salah satu metode paling mendasar dalam menjaga kebugaran tubuh, tutup Maimun.

Reporter : (Mz) | Photo : (Ist) | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERANDA

Jepang Jadi Harapan Asis, Sportifitas Jadi Jiwa Piala Dunia 2026 

BERANDA

BERJUTA SUJUD DI PIALA DUNIA 2026: SAAT ISLAM JADI KEKUATAN BARU SEPAKBOLA GLOBAL

BERANDA

Jepang Juara? Kuda Hitam Samurai Siap Guncang Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026

BERANDA

Prediksi Maroko vs Haiti 24 Juni 2026: Atlas Lions Wajib Menang, Peluang Lolos 32 Besar Hampir Pasti

BERANDA

SIU! Saya Kembali!” Ronaldo Hattrick Rekor, Bawa Portugal Pesta 5-0 di Piala Dunia 2026

BERANDA

Cinta Ibu Lintas Batas: Vozinha & Sang Bunda Rayakan Sejarah Cape Verde di Piala Dunia 2026

BERANDA

Polemik Konsistensi Penegakan Aturan Moto3 2026: Pembalap Asia Merasa Dirugikan

BERANDA

Start P20 Finis P5, Veda Ega Pratama Ukir Comeback Terbaik Musim Ini