MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Badan Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Misbahul Ulum (BAZISMU) menyalurkan santunan perdana sebesar Rp1 juta kepada Muhammad Asyraf, santri yatim piatu kelas V A Pesantren Modern Misbahul Ulum, Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Sabtu (31/10/2026).
Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum sekaligus Ketua BAZISMU, Ustaz Martunis, S.Pd., Gr., M.Hum., M.Pd. Bantuan itu merupakan bagian dari program kepedulian BAZISMU terhadap santri yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Martunis mengatakan, pembentukan BAZISMU berangkat dari kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan santri, khususnya mereka yang berstatus yatim, piatu, maupun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Dengan adanya BAZISMU, kami berharap dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi santri putra dan putri yang membutuhkan, tetapi juga masyarakat sekitar yang berhak menerima bantuan,” ujar Martunis.
Ia menjelaskan, dana yang dihimpun BAZISMU berasal dari zakat, infak, dan sedekah majelis guru, karyawan dan karyawati Pesantren Modern Misbahul Ulum, wali santri, serta masyarakat umum.
Dana tersebut, kata dia, disalurkan kepada penerima manfaat berdasarkan kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pengurus BAZISMU.
Selain penyerahan santunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai keberadaan serta mekanisme kerja BAZISMU kepada para santri. Sosialisasi itu bertujuan memberikan pemahaman tentang proses penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah.
Martunis turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyalurkan infak melalui BAZISMU. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima serta menjadi amal jariah bagi para donatur.
Menurutnya, amal jariah tidak hanya berupa pembangunan tempat ibadah, tetapi juga dapat berbentuk bantuan yang memberikan manfaat berkelanjutan, seperti penyediaan pakaian, buku, biaya pendidikan, maupun kebutuhan lain yang mendukung kemaslahatan masyarakat.
“Saya berharap niat dan langkah baik melalui program BAZISMU mendapat keberkahan dari Allah Swt.,” katanya.
Sementara itu, Muhammad Asyraf, penerima santunan perdana BAZISMU, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan selama menjalani pendidikan di Pesantren Modern Misbahul Ulum.
“Saya sangat senang atas bantuan yang diberikan kepada saya untuk melanjutkan pendidikan di Pesantren Modern Misbahul Ulum,” ungkap Asyraf.
Ia mengatakan, santunan tersebut akan digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah, seperti alat tulis dan buku. Sebagian lainnya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Rencananya bantuan ini akan saya gunakan untuk membeli peralatan sekolah seperti alat tulis dan buku. Selebihnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Asyraf juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus BAZISMU, para donatur, dan pihak Pesantren Modern Misbahul Ulum atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus BAZISMU, donatur, dan Pesantren Modern Misbahul Ulum yang telah membantu saya melanjutkan pendidikan. Semoga program BAZISMU terus memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat,” pungkasnya. (Juanda)







