MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Sekretaris Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha, **Tgk. Zulfikar, S.Kom., M.M.*, berharap momentum Hari Santri Nasional 2026 menjadi penguat komitmen seluruh pihak dalam mendukung kemajuan pendidikan pesantren, khususnya melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.
Mengusung semangat “Santri Kuat, Dayah Bermartabat, Sarana Memadai, Masa Depan Hebat”, Tgk. Zulfikar menegaskan bahwa santri harus dipersiapkan menjadi generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta tradisi luhur pesantren.
Menurutnya, Hari Santri bukan hanya menjadi momentum mengenang perjuangan ulama dan santri dalam sejarah bangsa, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat sistem pendidikan pesantren agar mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada kualitas tenaga pendidik dan semangat belajar santri, tetapi juga ditentukan oleh tersedianya fasilitas pendidikan yang layak. Karena itu, pembangunan ruang belajar, balai pengajian, perpustakaan, fasilitas teknologi pembelajaran, sanitasi yang sehat, serta sarana pendukung lainnya perlu menjadi perhatian bersama.
“Kami berharap Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha memiliki gedung belajar yang representatif, balai pengajian yang nyaman, serta fasilitas yang mampu mendukung peningkatan prestasi akademik, tahfiz Al-Qur’an, penguasaan bahasa, keterampilan digital, dan pembentukan karakter santri,” ujar Tgk. Zulfikar.
Selain pembangunan fisik, ia juga menyampaikan perlunya dukungan terhadap penyediaan kendaraan operasional berupa satu unit bus dan satu unit ambulans untuk menunjang aktivitas pendidikan serta pelayanan kesehatan santri.
Menurutnya, bus operasional akan membantu mobilisasi santri dalam mengikuti perlombaan, kegiatan keagamaan, kunjungan edukatif, maupun agenda pengembangan prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Sementara itu, ambulans akan mempercepat penanganan keadaan darurat dan pelayanan kesehatan bagi santri.
Tgk. Zulfikar mengajak pemerintah, para pemangku kebijakan, dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR/TJSL), para dermawan, alumni, wali santri, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan nyata terhadap pembangunan Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha.
Menurutnya, investasi pada pembangunan pesantren merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan umat dan bangsa. Dengan fasilitas yang memadai, lingkungan belajar akan semakin kondusif, kualitas pendidikan meningkat, serta peluang lahirnya generasi Islam yang cerdas, berakhlak, dan berkontribusi bagi masyarakat akan semakin besar.
Menutup pesannya pada Hari Santri Nasional 2026, Tgk. Zulfikar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha agar semakin maju, mandiri, dan bermartabat.
“Jangan sampai keterbatasan sarana dan prasarana menghambat cita-cita besar para santri dalam menuntut ilmu dan menggapai masa depan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan kekuatan kepada kita semua dalam memajukan pendidikan Islam,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan ucapan, “Selamat Hari Santri Nasional 2026. Jihad Santri, Jayakan Negeri.”
Tgk. Zulfikar, S.Kom., M.M.merupakan Sekretaris Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha yang berlokasi di Cot Murong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. (EQ)







