Home / BERANDA / BERITA / NASIONAL

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

Medialiterasi.id | Jakarta — Indonesia resmi memulai era baru kekuatan maritim. Kapal induk pertama milik TNI Angkatan Laut, eks ITS Giuseppe Garibaldi milik Angkatan Laut Italia, bertolak dari Italia pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat dan kini dalam perjalanan menuju Tanah Air.

Dalam pelayaran sejauh lebih dari 20 hari itu, kapal induk tidak berlayar sendiri. Ia dikawal ketat sejumlah kapal fregat Angkatan Laut Italia, terutama saat melintasi jalur strategis dan rawan seperti Laut Merah, Teluk Aden, hingga Laut Arab.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, rute pelayaran akan melewati Terusan Suez dan Laut Merah. Pengawalan dari fregat Italia akan memastikan keamanan kapal selama berada di kawasan tersebut.

Baca Juga  Hasil Final Piala Dunia 2026: Spanyol Kalahkan Argentina 1-0, Messi Menangis

Tiba Pertengahan September dan Ganti Nama Jadi KRI Gajah Mada

Berdasarkan jadwal, kapal induk diperkirakan tiba di perairan Indonesia pada pertengahan September 2026, antara tanggal 15 hingga 20 September 2026.

Setibanya di Indonesia, kapal akan dijemput dan dikawal minimal dua KRI fregat milik TNI AL serta pesawat udara dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal).

Setelah tiba, kapal akan resmi berganti identitas. Upacara pergantian bendera dan penamaan menjadi KRI Gajah Mada dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2026. Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir langsung dalam upacara tersebut.

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Presiden Komisi Eropa Sepakati Terobosan dalam Perundingan IEU-CEPA

Akan Debut di HUT ke-81 TNI

KRI Gajah Mada tidak hanya menjadi simbol kekuatan maritim baru Indonesia. Kapal ini juga dijadwalkan langsung difungsikan.

Pada Oktober 2026, kapal induk akan menjalani debut perdananya dalam peringatan HUT ke-81 TNI melalui parade lintas laut atau sailing pass. Selain itu, KRI Gajah Mada juga akan difungsikan sebagai kapal VVIP.

Kehadiran kapal induk ini menandai tonggak penting modernisasi alutsista TNI AL dan penguatan pertahanan di wilayah laut Indonesia. (*)

 

Sumber: http://iNews.ID, 24 Agustus 2026 dan ANTARA News, 25 Agustus 2026

Share :

Baca Juga

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERITA

Kejaksaan Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati Ulama Abdul Aziz al-Tarifi

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan

ACEH

Kapolsek Banda Alam Serahkan Bantuan untuk Anak Disabilitas di Aceh Timur

ACEH

Kapolres Aceh Timur Ancam Pidana 15 Tahun Bagi Pembakar Hutan dan Lahan