Home / ACEH / BERITA

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:25 WIB

Disnakermobduk Aceh dan Serikat Pekerja Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh bersama sejumlah organisasi serikat pekerja dan buruh memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan di Aceh. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Aula I Disnakermobduk Aceh, Kamis (4/6/2026).

Audiensi yang dipimpin Kepala Disnakermobduk Aceh, Akmil Husen, S.E., M.Si., dihadiri 45 perwakilan serikat pekerja dan buruh dari Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Nagan Raya. Pertemuan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengupahan, hubungan industrial, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja.

Dalam pertemuan tersebut, Akmil Husen menegaskan bahwa aspirasi pekerja dan buruh menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan yang berkeadilan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pekerja.

Baca Juga  Disnakermobduk Aceh Siapkan Muda Mudi Aceh Masuk Dunia Kerja

“Aspirasi pekerja dan buruh merupakan masukan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Serikat Pekerja Aceh (SPA), Irwan Syahputra atau yang akrab disapa Syech Wan, mengapresiasi keterbukaan Disnakermobduk Aceh dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan organisasi pekerja serta serikat buruh di Aceh.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan, khususnya dampak perlambatan ekonomi pascabanjir yang memengaruhi produktivitas usaha dan ketersediaan lapangan kerja di sejumlah daerah.

Dalam audiensi tersebut, para peserta juga menyoroti sejumlah agenda prioritas ketenagakerjaan. Beberapa di antaranya adalah percepatan pembentukan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), optimalisasi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK), penguatan Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota (Depeko), serta revitalisasi Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit guna memperkuat dialog sosial dan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara efektif.

Baca Juga  Pengamat Politik Kritik Video Klarifikasi Yusuf Siregar yang Terkesan Salahkan Pj. Bupati Deli Serdang

Selain itu, Syech Wan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal SEKBER Relawan Mualem–Dek Fadh Aceh menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan berbasis potensi daerah.

Menurutnya, peningkatan kapasitas tenaga kerja menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi sekaligus memperluas peluang kerja bagi generasi muda Aceh.

Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pekerja, buruh, dan dunia usaha dalam mewujudkan sistem ketenagakerjaan yang lebih adil, produktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan Aceh yang maju, bermartabat, dan sejahtera. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Bikin Bangga! Veda Ega Pratama Finis ke-6 di Moto3 Mandalika, Buktikan Mental Baja di Tengah Tekanan

ACEH

Kapasitas Gedung Terlampaui, Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Diserbu Jamaah

ACEH

Penuh Haru! H. Maop Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Santuni 40 Anak Yatim di Kantor DPW PA Aceh Timur
Galeri Investasi UIA Raih GI BEI Award 2026 Kategori Edukasi dan Pemerataan Informasi

ACEH

Perkuat Literasi Pasar Modal, GI UIA Raih Penghargaan Bergengsi BEI 2026

BERITA

Aceh dan Sumut Masuk Level Siaga Hujan Sangat Lebat, BMKG: Waspada Banjir Bandang dan Longsor 10-12 Oktober

ACEH

Krueng Geukueh Disiapkan Jadi Gerbang Laut Aceh–Malaysia, Rute Penang Dimatangkan

ACEH

Pemerintah Aceh Jamu Ulama dari 21 Negara, Perkuat Peran Aceh sebagai Serambi Mekkah

ACEH

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Resmi Dibuka di Aceh, Perkuat Persatuan Umat