Home / ACEH / BERANDA / BERITA / HUKUM

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:32 WIB

Pergub JKA Dicabut, ARA Alihkan Fokus ke Tambang Beutong Ateuh dan Penanganan Korban Banjir

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Aliansi Rakyat Aceh menyatakan perjuangan tidak berhenti meski tuntutan pencabutan Peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh telah dipenuhi. Kini ARA mengalihkan fokus pada dua isu mendesak: rencana operasional tambang di Beutong Ateuh dan pemenuhan hak korban banjir di sejumlah wilayah Aceh.

Juru Bicara ARA, Raja Aulia Habibie, menyampaikan pernyataan itu dalam orasi di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin 18 Mei 2026. Ribuan massa hadir dalam aksi tersebut.

“Kemenangan JKA adalah kemenangan seluruh rakyat Aceh. Namun perjuangan belum berakhir di sini. Ini justru menjadi langkah awal dan pijakan kuat bagi gerakan kita untuk terus membela persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat,” ujar Habibie.

Baca Juga  Hadiri G20, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Bertolak ke Afrika Selatan

Habibie menyebut ARA akan memberi perhatian serius pada rencana kehadiran operasional pertambangan di Beutong Ateuh. Menurutnya, warga setempat kembali menghadapi ancaman kerusakan lingkungan dan sumber kehidupan jika tambang beroperasi.

Isu kedua adalah penanganan korban banjir di berbagai wilayah Aceh. ARA mendesak pemerintah memberikan perhatian dan penanganan yang lebih serius serta komprehensif bagi warga terdampak.

“Gerakan rakyat tidak boleh berhenti hanya karena satu tuntutan berhasil dicapai. Selama masih ada ketidakadilan, penindasan, dan kebijakan yang mengancam kepentingan rakyat banyak, ARA akan tetap berdiri tegak, bersuara, dan bergerak bersama rakyat,” tegas Habibie.

Baca Juga  TPP PNS Aceh Dipangkas 16,87 Persen, Pemprov Fokus Pemulihan Pascabencana

ARA menilai keberhasilan pencabutan Pergub JKA membuktikan kekuatan suara dan persatuan rakyat mampu mengawal kebijakan publik. Organisasi itu menyatakan kini bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang siap mengawal persoalan mendesak di Aceh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari Pemerintah Aceh terkait dua isu baru yang disorot ARA.(AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

GEUKOM AGRIFARM Jajaki Kolaborasi dengan AMANAH untuk Kembangkan Greenhouse Berbasis Smart Farming dan IoT

ACEH

Miris! Jalan Peureulak-Lokop Putus 60 Meter di STA 73, Warga Serbajadi Dikutip Rp 5/10 Ribu di Jalan Darurat, Surati Gubernur Aceh

ACEH

Cegah Banjir, Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Instruksikan Gotong Royong Massal Bersihkan Parit

ACEH

Demi Hak Rakyat, Bupati Aceh Timur Telepon Gus Ipul: Jadup Adalah Hak Rakyat yang Harus Dipercepat

HUKUM

Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Sabu 1,2 Ton di Pidie, Terkait Jaringan Internasional Tiongkok-Myanmar

BUDAYA

Paradoks Orang Pintar: Banyak yang Merasa Tahu, Tapi Tak Peka Merasakan

BERITA

Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Mahera Siregar Ditunjuk sebagai Plh. Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

KRIMINAL

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!