Home / ACEH / BERITA

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:06 WIB

TPP PNS Aceh Dipangkas 16,87 Persen, Pemprov Fokus Pemulihan Pascabencana

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh resmi memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Aceh sebesar 16,87 persen pada Tahun Anggaran 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari penyesuaian fiskal untuk mempercepat pemulihan daerah pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025.

Kebijakan itu ditetapkan melalui Instruksi Gubernur Aceh Nomor 02/INSTR/2026 tertanggal 18 Februari 2026. Dalam instruksi tersebut disebutkan bahwa pembayaran TPP PNS tahun 2026 dilaksanakan sebesar 83,13 persen dari nominal yang sebelumnya ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Aceh Nomor 800.1.5/715/2024. Dengan demikian, terjadi pengurangan sekitar 16,87 persen dari total TPP yang sebelumnya diterima PNS Pemerintah Aceh.

Baca Juga  Lawatan Wali Naggroe ke Rusia Jadi Pembahasan Khusus Hingga Tanda Tangani LOI Kazan State Power Eginering University

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah strategis yang telah melalui pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

“Kebijakan ini diambil oleh gubernur sebagai salah satu bentuk respons kebijakan fiskal Aceh dalam upaya pemulihan pascabencana,” ujar Muhammad MTA, Kamis (26/2/2026) malam.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan hasil evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemerintah Aceh dan DPRA, kata dia, sepakat bahwa diperlukan konsentrasi fiskal yang besar untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.

Baca Juga  Polisi Tetapkan 15 Orang Tersangka dari Penemuan Mayat di Kali Bekasi

“Kebijakan ini didasari oleh tinjauan bersama TAPA dan DPRA terhadap hasil evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri. Semua sepakat bahwa dibutuhkan konsentrasi fiskal yang besar dalam upaya pemulihan Aceh pascabencana,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai langkah percepatan pemulihan terus dilakukan oleh Pemerintah Aceh di bawah supervisi Pemerintah Pusat.

“Berbagai langkah pemulihan terus dilakukan. Gubernur berharap seluruh pihak tetap bersatu demi Aceh yang lebih baik dan bangkit dari bencana ini,” pungkasnya. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gisman Yanengga Klarifikasi Kepengurusan KAPP Papua Tengah, Minta Fince Mofu Tak Mengatasnamakan Organisasi

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

BERANDA

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERITA

Kejaksaan Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati Ulama Abdul Aziz al-Tarifi

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan