Home / ACEH / BERITA

Jumat, 3 April 2026 - 22:06 WIB

Empat Bulan Pasca Bannjir Sumatera : Puluhan KK di Langkahan Masih Gelap, PLN Janjikan Pemulihan Bertahap

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Empat bulan pasca bannjir sumatera puluhan kepala keluarga (KK) di Dusun Pante Seupeng, Gampong Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini masih hidup tanpa aliran listrik sejak banjir melanda wilayah tersebut pada November 2025.

Warga setempat mendesak PT PLN (Persero) segera mempercepat pemulihan jaringan listrik agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Salah seorang warga, Ilyas, mengatakan sekitar 50 KK terdampak kondisi tersebut. Meski tiang listrik telah dipasang, jaringan kabel belum terpasang sehingga listrik belum dapat digunakan.

“Tiangnya sudah dipasang, namun kabelnya belum ada,” kata Ilyas kepada media, Jumat (3/4/2026) malam.

Selama ini, warga hanya mengandalkan lampu cas untuk penerangan sehari-hari. Sebagian lampu diperoleh dari bantuan, sementara sebagian lainnya dibeli secara mandiri.

Baca Juga  Integrasikan AI dan OBE, Dosen MPI UIA Bireuen Raih Predikat ‘Most Inspiring Lecturer’

Kondisi tersebut dinilai menyulitkan, terutama saat daya lampu habis. Warga terpaksa pergi ke dusun tetangga untuk mengisi ulang baterai.

“Kalau baterai lampu habis, warga harus cas ke dusun tetangga. Kondisinya masih seperti awal pascabencana,” ujarnya.

Warga berharap pemasangan jaringan listrik dapat segera diselesaikan agar kehidupan mereka kembali normal.

“Kami berharap secepat mungkin listrik bisa menyala, supaya kehidupan masyarakat membaik,” tutur Ilyas.

Sementara itu, pihak PLN menyatakan proses pemulihan listrik dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat urgensi serta keterbatasan sumber daya di lapangan.

Manager Unit Layanan Pelanggan Panton Labu, Azlinsyah, menjelaskan bahwa saat ini tim masih fokus menyelesaikan pemasangan jaringan di sejumlah wilayah lain.

“Tim kami saat ini masih fokus pemasangan di Buket Linteung. Setelah itu akan bergerak ke Ulee Rubek Barat, Lhok Puuk, dan Lueng Bata. Mungkin setelah itu baru bisa ke Pante Seupeng,” ujarnya.

Baca Juga  WD III Serahkan Buku Karyanya Kepada Dekan Fakultas Hukum Unimal

Ia menambahkan, banyaknya lokasi hunian sementara (huntara) yang tersebar menjadi tantangan dalam proses pemulihan listrik.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat akan listrik di wilayah huntara. Namun, dengan keterbatasan petugas, pekerjaan dilakukan satu per satu sesuai urgensi yang kami terima dari BNPB dan pemerintah daerah,” katanya.

Meski demikian, PLN memastikan berkomitmen menyalakan seluruh jaringan listrik di wilayah terdampak secara bertahap.

“Insyaallah kami berkomitmen untuk menyalakan semua huntara yang ada di wilayah kerja PLN Panton Labu. Kami mohon masyarakat bersabar karena prosesnya dilakukan secara bertahap,” ujar Azlinsyah. (EQ)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Sabu 1,2 Ton di Pidie, Terkait Jaringan Internasional Tiongkok-Myanmar

BUDAYA

Paradoks Orang Pintar: Banyak yang Merasa Tahu, Tapi Tak Peka Merasakan

BERITA

Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Mahera Siregar Ditunjuk sebagai Plh. Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

KRIMINAL

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!

BERITA

Kick Off Graha Hijau Hitam Tandai Milad Ke-60 KAHMI Sulsel

ACEH

Gerebek Rumah di Meulaboh, Polisi Amankan 4 Orang Dugaan Promosi Jarimah Zina

ACEH

Ini Pesan Bupati Aceh Timur untuk Mahasiswa: Jaga Kekompakan dan Rawat Asrama IKAPA
Masuk Jaringan Global, UIA Paya Lipah Hadiri WCCE 2026 Kemenekraf RI

BERITA

Hadiri WCCE 2026, Rektor UIA Dorong Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah