MEDIALITERASI.ID – Ruang Training Lantai III Gedung F Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Aceh tampak dipenuhi peserta sejak Rabu pagi (11/02/2026). Tepat pukul 10.00 WIB, kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai, diikuti oleh para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari langkah strategis Biro PBJ Setda Aceh dalam memperkuat kualitas perencanaan pengadaan barang dan jasa sejak tahap awal. Hadir sebagai peserta, perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Pendidikan, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Dinas Pengairan, serta Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk.
Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh Said Mardhatillah, S.STP., MM, pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bagian Advokasi Biro PBJ Setda Aceh, Aswansyah Putra, S.Hut., M.Si, yang membuka kegiatan dan menyampaikan arah kebijakan pengadaan Pemerintah Aceh kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Aswansyah Putra menegaskan bahwa kualitas pengadaan barang dan jasa sangat ditentukan oleh kekuatan perencanaan yang disusun sejak awal. Ia menekankan bahwa perencanaan pengadaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis dalam memastikan keberhasilan program pembangunan daerah.
“Perencanaan pengadaan adalah titik awal yang menentukan arah dan kualitas seluruh proses pengadaan. Dokumen yang disusun secara cermat, terukur, dan berbasis kebutuhan riil akan menghasilkan pengadaan yang tepat sasaran, efisien, dan bernilai manfaat tinggi bagi masyarakat,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pemaparan materi dan diskusi secara aktif. Berbagai persoalan teknis hingga praktik terbaik dalam penyusunan dokumen perencanaan pengadaan dibahas secara mendalam, mencerminkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalisme pengelolaan pengadaan di lingkungan SKPA.
Menutup kegiatan, Aswansyah Putra kembali menyampaikan pesan Plt. Kepala Biro PBJ Setda Aceh dengan penekanan yang kuat pada implementasi dan komitmen berkelanjutan.
“Kami menegaskan bahwa hasil sosialisasi ini harus diwujudkan dalam praktik nyata di setiap SKPA. Perencanaan pengadaan yang berkualitas adalah fondasi utama untuk mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa Pemerintah Aceh yang modern, transparan, dan berintegritas. Ini adalah komitmen bersama yang harus kita jaga dan kita buktikan,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi ini, Biro PBJ Setda Aceh menegaskan perannya sebagai penggerak utama peningkatan kualitas perencanaan pengadaan, sekaligus mendorong terwujudnya pengadaan barang dan jasa yang mendukung pembangunan Aceh secara berkelanjutan.







