Home / BERITA

Jumat, 28 November 2025 - 16:48 WIB

Keselamatan Mahasiswa KPM Jadi Prioritas UIN SUNA Lhokseumawe di Tengah Banjir yang Melanda Aceh Utara

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe yang sedang mengikuti program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Kampus menegaskan bahwa keselamatan mahasiswa menjadi perhatian utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Aceh Utara sejak awal pekan menyebabkan aliran sungai meluap dan merendam permukiman warga. Sejumlah titik di Kecamatan Kuta Makmur dan Simpang Keuramat menjadi area terdampak paling parah, termasuk desa-desa yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa KPM UIN SUNA Lhokseumawe.

Selain merendam rumah warga, banjir juga memutus akses antar perkampungan serta menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Ketinggian air di beberapa titik bahkan dilaporkan mencapai pinggang orang dewasa, sehingga warga dan mahasiswa harus dievakuasi sementara ke lokasi yang lebih aman.

Menghadapi kondisi darurat ini, Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag, langsung menginstruksikan perubahan sistem perkuliahan menjadi model daring. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi risiko dan memastikan seluruh sivitas akademika tetap berada di tempat aman.

Baca Juga  Mengamankan Aksi Unjuk Rasa : Polisi Berbagi Air Mineral Kepada Pengunjuk Rasa di PT. PAG

“Keselamatan adalah hal yang paling utama. Kita tidak ingin aktivitas akademik menjadi alasan mahasiswa atau dosen mengambil risiko yang tidak perlu saat kondisi cuaca seperti sekarang,” ujar Rektor dalam keterangannya.

Instruksi ini menjadi bagian dari langkah preventif kampus dalam merespons situasi kebencanaan yang masih berpotensi memburuk.

Mahasiswa KPM yang tersebar di beberapa desa di Aceh Utara menjadi pihak yang paling membutuhkan perhatian. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN SUNA Lhokseumawe turun langsung memastikan kondisi mereka dalam keadaan aman.

Ketua LPPM, Dr. Muhammad Anggung M.P., M.Pd.I, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan koordinasi dengan perangkat desa, relawan kemanusiaan, hingga aparat kecamatan untuk memastikan keberadaan mahasiswa KPM di titik-titik banjir.

“Alhamdulillah mahasiswa KPM berada di posko yang aman bersama masyarakat. Pemantauan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan mereka serta kelancaran kegiatan pengabdian di tengah kondisi banjir,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa juga telah diberikan arahan untuk menghindari daerah aliran sungai, tidak melakukan mobilitas pada malam hari, serta memprioritaskan keselamatan pribadi sebelum melanjutkan aktivitas pengabdian.

Sebagai langkah lanjutan, UIN SUNA Lhokseumawe telah mengirimkan bantuan logistik ke sejumlah posko mahasiswa pada Jumat (28/11/2025). Bantuan tersebut mencakup kebutuhan dasar, peralatan darurat, dan penunjang kenyamanan selama mahasiswa berada di lokasi pengungsian sementara.

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Presiden Komisi Eropa Sepakati Terobosan dalam Perundingan IEU-CEPA

“Bantuan ini merupakan komitmen kampus untuk memastikan mahasiswa tidak kekurangan kebutuhan dasar selama kondisi darurat. Kami ingin memastikan mereka tetap aman dan terfasilitasi dengan baik,” tambah Dr. Anggung.

Koordinasi terus diperkuat antara pihak kampus, pemerintah desa, tim SAR, serta masyarakat setempat. LPPM menegaskan bahwa setiap perkembangan terbaru dari lapangan langsung dilaporkan kepada pimpinan universitas.

Dalam situasi yang tidak menentu, UIN SUNA Lhokseumawe mengimbau seluruh mahasiswa, khususnya peserta KPM, untuk tetap mengutamakan keselamatan diri. Mahasiswa diminta mengikuti arahan resmi kampus serta informasi dari otoritas kebencanaan.

“Kami mengajak seluruh sivitas akademika untuk waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca serta kondisi banjir. Keselamatan adalah prioritas, dan segala bentuk kegiatan dapat disesuaikan dengan keadaan di lapangan,” tulis pihak kampus dalam pernyataan resminya.

Hingga saat ini, cuaca di sebagian wilayah Aceh Utara dilaporkan masih berpotensi hujan. Tim kampus dan LPPM terus memantau situasi, sementara pelaksanaan KPM akan beradaptasi sesuai kondisi lapangan.

UIN SUNA Lhokseumawe memastikan akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada mahasiswa yang berada di lokasi terdampak hingga kondisi dinyatakan aman sepenuhnya. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk 

BERANDA

Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur karena Alami Sakit Jantung, Ditunjuk Prabowo Pimpin Dewan Pengawas

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026

BERANDA

Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Rusak

ACEH

Jembatan di Jambo Lubok Aceh Timur Rusak Parah, Akses Sekolah dan Ibadah Warga Terancam