Home / BERITA

Selasa, 15 Juli 2025 - 14:08 WIB

Presiden Prabowo dan Presiden Komisi Eropa Sepakati Terobosan dalam Perundingan IEU-CEPA

MEDIALITERASI.ID | BELGIA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, di kantor pusat Uni Eropa, Gedung Berlaymont, Brussel, pada Minggu (13/7). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Uni Eropa, khususnya dalam penyelesaian perjanjian ekonomi komprehensif Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Presiden Prabowo tiba di Gedung Berlaymont sekitar pukul 12.30 waktu setempat dan disambut langsung oleh Presiden Ursula von der Leyen. Keduanya sempat berfoto bersama sebelum memasuki ruang pertemuan di lantai 13 gedung tersebut, didampingi oleh para pejabat dari kedua pihak.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk Belgia Andri Hadi.

Baca Juga  Medco EP dan BPMA Salurkan Air Bersih, Bantuan untuk 56 Desa di Aceh Timur

Pertemuan difokuskan pada percepatan penyelesaian IEU-CEPA yang telah memasuki putaran negosiasi ke-19. Presiden Prabowo menyatakan bahwa kedua belah pihak telah berhasil mencapai sejumlah kesepakatan penting yang bersifat saling menguntungkan.

> “Hari ini kami telah mencapai sebuah terobosan. Setelah 10 tahun negosiasi, kami menyepakati sebuah perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif, yang pada dasarnya adalah perjanjian perdagangan bebas. Kesepakatan ini mengakomodasi kepentingan ekonomi kedua pihak,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama usai pertemuan.

 

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyambut baik hasil pertemuan dan menegaskan keyakinannya bahwa hubungan antara Uni Eropa dan Indonesia akan semakin erat.

Baca Juga  Jernang Aceh Jadi Incaran Dipasar China

> “Kita sama-sama merupakan demokrasi yang dinamis dan beragam. Kami mengetahui bahwa semboyan nasional Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, dan prinsip inti Uni Eropa adalah United in Diversity. Jadi, kita memang berbagi nilai dan ambisi yang sama,” ujarnya.

Kesepakatan IEU-CEPA diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat kerja sama strategis, serta mendorong investasi dan perdagangan antara Indonesia dan negara-negara anggota Uni Eropa.

Pertemuan ini menjadi bagian dari lawatan Presiden Prabowo ke Eropa dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan memperluas diplomasi ekonomi Indonesia di kancah global. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

BERANDA

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERITA

Kejaksaan Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati Ulama Abdul Aziz al-Tarifi

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan

ACEH

Kapolsek Banda Alam Serahkan Bantuan untuk Anak Disabilitas di Aceh Timur