MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Praktek Money Politik mencederai Demokrasi Indonesia, Ketua Umum Restorasi Gerakan Anak Negeri (RGAN) Yayang Rahmat, S.Sos angkat bicara setelah melihat dinamika kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2024.
Pilkada serentak ini memperlihatkan suatu tontonan drama politik kotor,bahwa masih maraknya Money Politik yang di lakukan oleh salah satu paslon dari kubu 03 yang di usung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengusung pasangan Pramono Anung-Rano Karno sebagai Cagub dan Cawagub DKI Jakarta.Praktek membagi – bagikan sembako di saat kontestasi sedang berlangsung adalah perbuatan melanggar ketentuan hukum menurut Pasal 523 (1) Undang-Undang Nomor 7 tentang Pemilu,yang dibagi dalam 3 kategori yakni pada saat kampanye,masa tenang dan saat pemungutan suara.
“Money Politik suatu tindakan yang sangat merugikan seluruh pihak dalam kontestasi pilkada dan sangat merusak moral generasi anak negeri juga mencederai proses demokrasi.
Pihak bawaslu harusnya lebih ketat lagi dalam memonitoring proses kampanye yang dilakukan oleh oknum-oknum nakal, jika melihat terjadi praktik kotor tersebut, maka bawaslu wajib bertindak sigap dan cepat untuk mendiskualifikasi pasangan calon yang berbuat culas atau curang secara Terstruktur, Sistematis,dan Masif (TSM)”, ujar Yayang.
Saya berharap pemilu pilkada DKI Jakarta terjadi dua putaran karena melihat perolehan suara antara ke 3 Paslon itu belum memenuhi syarat pemenangan yaitu 50%+1 suara,Pasangan Nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan suara di angka 40,06 %,kemudian pasangan Dharma pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 %,lalu di susul pasangan nomor urut 3 mendapatkan 49,46% berdasarkan hasil rekapitulasi hitung cepat (Quick Count) dari versi Litbang Kompas data mencapai 100% Rabu (27/11/2024) pukul 18.18 WIB.
Di putaran kedua nanti berharap Bawaslu mampu bekerja lebih ketat lagi dan betul-betul mengontrol pihak-pihak yang berbuat curang,segera lakukan tindakan normatif yang sudah di atur dalam Undang-Undang Pemilu. Jika praktek Money Politik bisa di cegah di putaran kedua,saya yakin bahwa Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, akan di menangkan oleh Pasangan nomor urut 1 yaitu M.Ridwan Kamil dan Suswono atau di singkat R1DO. [*]







