Home / BERANDA / BERITA

Selasa, 10 September 2024 - 12:34 WIB

Polres Lhokseumawe Lakukan Olah TKP atas Meninggalnya Kepala IPAL RSUD Cut Meutia

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe melalui Unit INAFIS dan Piket Reskrim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus gantung diri yang terjadi di Ruang Instalasi Limbah RSU Cut Meutia, Kota Lhokseumawe, Selasa (10/9/2024). Kejadian tragis tersebut menimpa HH (55), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Yudha Prasatya, S.H. menyatakan, Menurut keterangan saksi, Iskandar, seorang petugas limbah, sekitar pukul 18.30 WIB ia hendak mengembalikan kompresor ke dalam ruangan Instalasi Limbah.

Namun, sebut Iptu Yudha, saat sampai di lokasi, pintu ruangan terkunci. Setelah memanjat pagar untuk melihat ke dalam, ia menemukan korban sudah tergantung dengan tali nilon berwarna hijau yang terikat pada jeruji besi. Iskandar segera memanggil petugas keamanan, Akmal Amsari, dan melaporkan kejadian tersebut kepada staf rumah sakit.

Baca Juga  Seven Annoying Things That Clients Do to Harm Photographers

Lanjutnya, setibanya di lokasi pada pukul 20.00 WIB, tim dari Polres Lhokseumawe segera mengamankan barang bukti berupa tali simpul hidup yang digunakan korban, kursi yang diduga dipakai untuk memanjat, sepasang sandal kulit, dan selembar kertas yang berisikan tulisan tangan berupa pesan wasiat untuk anak-anak korban.

Polisi juga mendokumentasikan lokasi dan kondisi korban yang ditemukan dengan bekas luka berparit dan bersambung mengelilingi seluruh leher berwarna merah kecoklatan kering dengan posisi diatas jakun korban, bagian lidah terjulur dan tergigit tampak air ludah mengelilingi mulut dan dijumpai cairan berwarna putih (keluarnya cairan sperma), Polres Lhokseumawe masih melakukan penyelidikan terkait perkara ini dan terus mendalami perkara ini secara scientific untuk mengurai fakta peristiwa yang terjadi, ungkapnya.

Baca Juga  Dorong Revisi UU Desa Segera Disahkan, Ketua Komite I Fachrul Razi Perjuangkan Peningkatan Dana Desa dan Masa Jabatan Kepala Desa

Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga, dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan Autopsi terhadap korban serta mengeluarkan surat pernyataan bahwa keluarga menerima kematian korban sebagai musibah, pungkasnya. [end@]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru

ACEH

Bangunan di Kompleks PT Bumi Flora Aceh Timur Terbakar, Polisi Turun ke Lokasi

BERANDA

Situasi di PT Bumi Flora Memanas, Konflik 36 Tahun Kembali Pecah Jelang Perpanjangan HGU