Home / BERITA / EKBIS

Selasa, 13 Februari 2024 - 16:34 WIB

Untung Sangaji Sulap Limbah  Hingga Beromset Milyaran Rupiah

Medialiterasi.id | ACEH UTARA – Bagi sebagian orang, batok kelapa, tanah liat dan kayu hanyut di laut adalah limbah atau sampah yang tak berharga. Namun tidak demikian bagi mantan Kapolres Aceh Utara, Ir. Ahmad Untung Surianata, M.Hum.

Pria yang akrab disapa Pak Untung Sangaji ini limbah bisa disulap menjadi barang bernilai jual tinggi bahkan bisa beromset miliaran rupiah.

Produk dari bahan baku limbah yang dihasilkan oleh Untung Sangaji bukan saja diminati warga lokal tetapi sampai ke mancanegara, termasuk Eropa.

Untuk melihat secara langsung keseharian purnawirawan Polri tersebut, kita bisa menyambangi kediamannya di Desa Bantayan, Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa, (13/2/2024)

Di kediamannya terlihat puluhan pemuda sedang mengerjakan berbagai produk dari limbah alam.

“Saya melatih mereka di tempat ini agar mereka menjadi orang yang bisa mengolah sesuatu yang bagi orang lain dinggap tak berguna menjadi sesuatu yang mendatangkan rupiah,” kata Untung.

Menurut Untung, barang-barang yang dihasilkannya bukan saja menggunakan bahan baku limbah dari alam tetapi dia juga memproduksi kopi Arabica Wine dari Gayo yang dipasarkan ke luar negeri.

Baca Juga  Bebas Dari Otoritas Thailand, Gubernur Aceh Bantu Dua ABK Pulang Ke Aceh

“Permintaan terbesar kopi wine olahan saya datang dari Rusia.” ujar Untung Sangaji

Mengenai limbah alam yang menghasilkan karya seni dan bermanfaat bagi masyarakat, misalnya batok kelapa bisa dijadikan kancing baju yang sangat diminati di Eropa.

Permintaan kancing baju dari batok kelapa ini mencapai 10 ton setiap empat bulan. Nilai uangnya mencapai miliaran rupiah.

Sedangkan kayu hanyutan dari laut yang sudah berkarang dan menjadi sampah di pesisir bisa menjadi benda-benda seni untuk hiasan kolam ikan piaraan.

Tentu prosesnya memerlukan perlakuan khusus dengan pendekatan seni.

Kayu ‘sampah’ itu dibersihkan dan dilakukan pengerasan. Selanjutnya diukir dengan motif-motif tertentu hingga berubah menjadi karya yang indah.

“Setelah dicat dengan warna besi maka benda-benda itu akan terlihat lebih mewah dan hidup. Bisa jadi pajangan atau penghias kolam ikan,” ujarnya.

Harga barang Kerajinan seni dari kayu hanyutan bervariasi dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Baca Juga  Mahasiswa Unimal Desak Bupati Aceh Utara Evaluasi Kinerja Perumda Tirta Pase

Mantan Kapolres Aceh Utara ini tak pelit ilmu. Dia menularkan kepiawaiannya kepada anak-anak muda agar usaha tersebut terus berkembang yang pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh Utara pada khususnya.

Untung Sangaji juga berharap dia dapat mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi melalui pelatihan yang diberikan.

Salah satunya dengan mendorong masyarakat mengembangkan ekspor produksi bahan limbah sekitar dan limbah hanyutan laut di Aceh Utara.

Mengenai pemasaran produk, jika usaha ini berkembang, menurut Untung tak perlu dikhawatirkan karena dia sendiri akan menampung.

“Saya punya kontrak dengan beberapa perusahan di Eropa untuk penjualan barang ini,” ungkap Untung.

Pada bagian akhir wawancara, Untung juga berharap Pemkab Aceh Utara agar menggencarkan sosialisasi pengembangan usaha kreatif dengan melibatkan anak muda sebagai pelaku.

“Kesempatan yang semakin terbuka harus mampu kita manfaatkan secara maksimal,” demikian Ahmad Untung Surianata. [**]

Share :

Baca Juga

HUKUM

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!

BERITA

Kick Off Graha Hijau Hitam Tandai Milad Ke-60 KAHMI Sulsel

ACEH

Ini Pesan Bupati Aceh Timur untuk Mahasiswa: Jaga Kekompakan dan Rawat Asrama IKAPA
Masuk Jaringan Global, UIA Paya Lipah Hadiri WCCE 2026 Kemenekraf RI

BERITA

Hadiri WCCE 2026, Rektor UIA Dorong Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah

BERITA

Tgk Zulfikar Harapkan Peningkatan Sarana Pendidikan pada Hari Santri Nasional 2026

Ekonomi

BREAKING: Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Mulai Hari Ini – Arahan Survival Mode Prabowo

ACEH

BREAKING: Kapolri Cek Langsung Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie – Lab Narkoba Terbesar Se-Indonesia Terbongkar!

ACEH

Terus Berikhtiar untuk Rakyat! Bupati Iskandar Al-Farlaky Konsisten Perjuangkan Bantuan Jadup Korban Banjir