Home / BERITA / KESEHATAN

Senin, 4 Desember 2023 - 01:34 WIB

Garda Raya Warning Bupati Sumenep Terkait Kematian Bayi di Puskesmas Batang-batang

F

F

SUMENEP, MediaLiterasi.id — Polemik kematian Bayi baru lahir di Puskesmas Batang-batang usai diambil Sampel darahnya sebagai Program kesehatan yang lebih dikenal sebagai ‘Skrining Hipotiroit Kongenital (SHK)’ masih menjadi momok di kalangan pemuda Garda Raya, Senin 4 Desember 2023.

Diketahui, aksi yang digelar Pemuda Timur daya hingga dua kali tersebut menuntut keadilan atas kematian Adellia Aziz bella negara, Putri kedua dari pasangan Aziz dan Rumnaini asal Dusun mojung desa Tamidung kecamatan Batang-batang belum menemukan jawaban.

Abd Halim saat dikonfirmasi melalui akun whatsappnya menyampaikan bahwa perjuangan dan perlawanan ini tidak akan pernah berakhir meskipun Suara kami terkesan tidak didengarkan dan di hiraukan.

“Kami tidak pernah di ajarkan mundur dalam kondisi apapun, melangkah maju menyuarakan kebenaran dan keadilan tetap kami pegang teguh sebagai komitmen perlawanan yang pantang diciderai oleh Hal apapun”, Imbuhnya Kordinator Pemuda Timur daya kepada media ini, senin 4 Desember 2023.

Ia menyebutkan bahwa point tuntutan kami Pemuda Garda Raya kepada Bupati Sumenep sudah disampaikan agar Kepala Puskesmas Batang-batang dan Bidan Windu segera diberhentikan dalam jangka waktu 5×24 Jam.

Baca Juga  Pemuda Timur Daya ; Akan Kami Geruduk Ke Kantor PLN Atas Alibi Liar Manajer

Ultimatum tersebut bukan untuk menakut-nakuti atau sebagai tanda peringatan yang hanya berawal dengan kata-kata dan berakhir dengan kata-kata juga.

“Hari selasa mas, jangka akhir untuk mengetahui keputusan Bupati sumenep terhadap point Tuntutan kami Pemuda Garda Raya. Jika sampai Hari selasa Lusa belum juga ada keputusan, maka kami Pemuda Timur daya akan menggelar aksi lanjutan mendesak Bupati menyelesaikan dan mengembalikam Citra Pelayanan kesehatan di Batang-batang khususnya dan Sumenep secara umum”, Pungkasnya.

Aktivis timur daya itu juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep komisi IV (Empat) untuk segera memanggil Bupati sumenep dan Dinkes P2KB agar segera mengembalikan marwah Kesehatan di Sumenep.

Baca Juga  Presiden Prabowo Ingatkan Kekuasaan yang Diberikan Kepada TNI dan Polri Amanah Besar dari Rakyat

Apalagi peningkatan pelayanan kesehatan menjadi program Unggulan Bupati Sumenep dengan tagline Bismillah Melayani.

“Kami yakin, DPRD sebagai wakil rakyat dan Bupati sebagai tangan panjang Rakyat bisa menyelesaikan masalah ini dengan tegas dan Bijak sebelum Deadline yang kami tentukan”, Harapnya.

Share :

Baca Juga

BERANDA

Masuk Istana Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Klaim Sikap Tetap: Dari “Radical Break” ke “Enak di Dalam”?

BERITA

Dewan Adat Papua Serahkan Surat Mandat kepada Gisman Yanengga untuk Jalankan KAPP Papua Tengah

BERANDA

Bukan Tanda Gila, Ini 7 Fakta Psikologis di Balik Kebiasaan Bicara Sendiri yang Jarang Diketahui

BERANDA

Junjung Sportivitas: Menghormati Perjuangan Malaysia 6-0 yang Harus Pulang Karena Selisih Gol

BERITA

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Sejumlah Menteri dan Pejabat Ikut Berganti

BERANDA

Literasi Bola: Kenapa 7 Gol Belum Aman? Memahami Drama Selisih Gol di FIFA ASEAN Cup 2026

BERANDA

Literasi Hukum: Modus Penyelundupan 50 Kg Sabu via BMW Terbongkar di Bakauheni

BERANDA

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo