Home / BERITA

Senin, 28 Agustus 2023 - 02:33 WIB

Ketua DPR Aceh Turut Berduka atas Pembunuhan yang Menimpa Warga Aceh di Jakarta

ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh Saiful Bahri atau Pon Yaya menyampaikan turut berduka dan berbelasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Imam Masykur. Pria 25 tahun asal Mon Keulayu, Gandapura, Bireuen, ini meninggal di Jakarta karena dugaan penyiksaan.

“Innalillahi wa innailaihi Raji’un, atas nama pribadi dan masyarakat Aceh, saya turut berduka yang mendalam atas apa yang dialami Imam Masykur. Praktik penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi seperti itu tidak pantas diterima oleh siapa pun di negara ini, termasuk warga Aceh,” kata Pon Yaya, Ahad (27/08/2023).

Pon Yaya mengatakan, sangat prihatin ketika ada warga Aceh menjadi korban perlakuan menyedihkan dan merendahkan harkat martabat manusia, seperti dialami Imam Masykur. Dalam kesempatan yang sama Saiful Bahri menuturkan, DPR Aceh akan berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh untuk mengambil langkah-langkah strategis supaya keluarga korban mendapat keadilan seadil-adilnya.

Baca Juga  Tiga Tahun Pasca Pengrusakan Rumah Warga Riseh Tunong : Kasus Masih Dalam Penyelidikan

Ketua DPR Aceh ini juga menghargai proses hukum yang sedang berjalan, dan berharap semua pihak yang terlibat dalam dugaan penyiksaan ini harus dihukum berat.

“Aparat penegak hukum harus mengusut seadil-adilnya perilaku yang cukup kejam, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat manusia ini,” ujarnya.

Imam Masykur diduga meninggal akibat penyiksaan yang diduga dilakukan oknum TNI. Beberapa video menampilkan dugaan penyiksaan itu beredar di kalangan masyarakat Aceh.

Baca Juga  Akibat Menjual Kulit Satwa Dilindungi : Tiga Aparatur Desa Sah Raja Diciduk Polisi

Sebelum meninggal, Imam Masykur diduga diculik pelaku di kawasan Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada 12 Agustus. Ia sempat menghubungi keluarga minta dikirimkan uang Rp 50 juta, dan mengatakan akan meninggal bila permintaan itu tidak dipenuhi.

Pada 14 Agustus lalu, keluarga korban melaporkan peristiwa ini ke Polda Metro Jaya. Setelah beberapa hari tak ada kabar, keluarga korban kemudian mengambil jenazah Imam Masykur di RSPAD Jakarta Pusat pada 24 Agustus lalu.[ edæ]

Share :

Baca Juga

HUKUM

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!

BERITA

Kick Off Graha Hijau Hitam Tandai Milad Ke-60 KAHMI Sulsel

ACEH

Ini Pesan Bupati Aceh Timur untuk Mahasiswa: Jaga Kekompakan dan Rawat Asrama IKAPA
Masuk Jaringan Global, UIA Paya Lipah Hadiri WCCE 2026 Kemenekraf RI

BERITA

Hadiri WCCE 2026, Rektor UIA Dorong Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah

BERITA

Tgk Zulfikar Harapkan Peningkatan Sarana Pendidikan pada Hari Santri Nasional 2026

Ekonomi

BREAKING: Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Mulai Hari Ini – Arahan Survival Mode Prabowo

ACEH

BREAKING: Kapolri Cek Langsung Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie – Lab Narkoba Terbesar Se-Indonesia Terbongkar!

ACEH

Terus Berikhtiar untuk Rakyat! Bupati Iskandar Al-Farlaky Konsisten Perjuangkan Bantuan Jadup Korban Banjir