Home / EDUKASI

Senin, 22 November 2021 - 14:20 WIB

Dosen UNIMAL Bimbing Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Leubok

Aceh Utara – Sejumlah Dosen Unimal mengadakan pengabdian dan bimbingan teknis mengenai Tata Cara Pendirian Badan Usaha Milik Gampong di Gampong Leubok, Lhoksukon (22 / 11/ 21)

Saiful Bahri, ST., selaku Geuchik setempat juga merupakan (Alumni FT Unimal) dalam sambutan nya mengatakan bahwa gampong meunasah Leubok sudah memiliki Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang bergerak dibidang penyediaan kebutuhan untuk petani, seperti pupuk, pestisida dan alat alat pertanian lainnya,  sampai hari ini tetap berjalan, namun masih perlu pembinaan agar lebih bagus lagi dalam pengelolaannya.

“upaya untuk mendeferensi usaha lainnya dalam pengembangan gampong, dengan  hadirnya tenaga ahli yang kompeten dalam bidang perikanan, pertanian dan entrepreneurship yang bisa memberi inovasi untuk pengembangan Gampong yang mandiri”. kata geuchik setempat.

Baca Juga  Perkuat Sinergitas Perusahaan - Kampus, Medco E&P Malaka Terima Kunjungan Rektor Unsam

Dalam kegiatan ini salah satu pembimbing, Dr. Asnawi menyampaikan bahwa pentingnya pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berkelanjutan agar dapat meningkatkan kemandirian gampong, baik aspek ekonomi maupun pemerintahan.

Kemudian Dr. Naufal melanjutkan memberikan bimbingan, mengatakan bahwa Gampong meunasah Leubok memiliki potensi pengembangan perikanan air tawar, sektor ini bisa dikembangkan secara intensif dan integratif, dari pembibitan, budidaya sampai proses pemasaran. Jelasnya.

Di kegiatan yang sama Husaini, S.E., M.B.A juga menambahkan bahwa tim dari  Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIMAL siap untuk membantu pendampingan dalam manajemen baik penyusunan laporan keuangan,  pemasaran dan aspek lainnya.

Baca Juga  Rektor Lantik 14 Pejabat Baru di Lingkungan IAIN Lhokseumawe

Sementara itu Juni Ahyar, S.Pd.,- M.Pd melanjutkan untuk meningkatkan perekonomian Gampong agar semakin maju paling tidak ada 6 hal yang harus dilakukan digampong antara lain: mengembangkan produk usaha masyarakat, mengembangkan sektor pertanian, mengelola desa wisata, mengembangkan sektor perikanan, mengembangkan sarana olahraga, dan mengelola sektor pemasaran. Tutup Juni Ahyar.

Adapun kegiatan yang berlangsung satu hari di meunasah gampong Leubok ini di ikuti seluruh masyarakat gampong Leubok serta mahasiswa KKN.

Reporter : Juni Ahyar, S.Pd.,- M.Pd | Photo : (Ist) | Editor : (Ek)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Bahasa Aceh dalam Krisis Identitas Generasi Z: Inovasi Digital sebagai Strategi Pelestarian Berbasis Kearifan Lokal
tuti liana

EDUKASI

Menumbuhkan Literasi Sains dan Lingkungan melalui Inovasi Pembelajaran STEM

EDUKASI

Kuliah S2 Tanpa Tinggalkan Pekerjaan: Solusi Pendidikan Fleksibel di Era Modern

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur

ACEH

Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

ACEH

Perjuangan Pembaca Kompas Wujud: SDN Teumpeun Aceh Timur Dibangun Ulang Pasca Banjir 2025

ACEH

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi

ACEH

16 Penggalang Aceh Timur Tuntas Digembleng, Siap Ukir Prestasi di Jambore Nasional 2026