
SUMENEP, Media Literasi.Com — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumenep melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) sebut dugaan Aktivis Mahasiswa berdemo tidaklah benar.
Pasalnya, tunjangan insentif para Guru Non PNS dan Non P3K sudah cair pada pertengahan hingga akhir bulan Juli 2023, “kata S. Yanto dilansir madurapost.net 1 jam lalu.
Banyak yang sudah mengajukan, dan itu sudah masuk ke rekening para guru penerima.
“Kalau kita menjawab berbasis fakta, bahwa para penerima di rekeningnya sudah ada angka itu, sebesar Rp1 juta 5 ratus ribu,” sambungnya.
Sementara itu, Presiden Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlemen (Gempar) kecam balik pernyataan Sekdis Pendidikan yang dinilai menutupi kebohongan kepada publik.
Bahkan, ia juga memperlihatkan fakta lain dari pengaju (red.calon penerima) dengan mengatakan bahwa MN dan JH (Inisial) beserta seluruh penerima di dua lembaga tersebut mengaku belum menerima tunjangan insentif yang diajukan tahun 2022 lalu.
“Jangan-jangan pernyataan sekdis tersebut untuk insentif anggaran tahun 2023, sementara anggaran tahun 2022 mengendap dikantong pribadinya”, pungkasnya menduga.
Lebihlanjut, pihaknya menegaskan bahwa kawalan kami ingin menagih janji Kadisdik sebelumnya yang mengatakan bahwa pencairan insentif akan dicairkan pada pertengahan bulan juni, sementara sekarang sudah akhir Juli baru dicairkan, Itupun tidak dicairkan kepada semua penerima.
Bahkan, Disdik meminta penerima untuk mengajukan ulang proposal dengan alasan yang tidak jelas, “tutupnya. (Arif)







