Home / BERANDA

Rabu, 5 April 2023 - 17:06 WIB

SEBUAH UCAPAN TULUS, YANG MENETESKAN AIR MATA

Oleh :
Dr. Drs. T.M. Jamil TA, M.Si
Ilmuwan Sosial, USK, Banda Aceh

Memberikan Kata-Kata Sayang Kepada Kekasih Tercinta Adalah Hal Yang Sangat Bernilai, Kekasih Yang Kita Sayangi – Bisa Untuk “Istri Tercinta Bisa Juga Calon Istri” Dambaan Hati atau Orang-orang yang Kita Sayangi. Perasaan Sayang Dan Cinta Yang Ada Dalam Hati Akan Lebih Terasa Hangat Apabila Bisa Tercurah Dalam Kata-Kata Sayang, Meskipun Hanya Mewakili Isi Hati. Karena Biasanya Besarnya Cinta Dan Kasih Sayang Orang Yang Saling Mencintai Bisa Melebihi Luasnya Samudera Di Lautan, Kata Para Pujangga. Tetapi, Kata-Kata Sayang Itu Setidaknya Bisa Menggambarkan Akan Kasih Sayang, Cinta Dan Perhatian Kepada Sang Kekasih Hati Kita. Cinta itu ketulusan hati dan jiwa dalam menjalaninya. Begitulah kata Pakar Cinta. Mari ikuti pembahasan berikut, semoga bermanfaat.

“Wahai Cintaku, Sebahagian Orang Menulis Nama Yang Dicintainya Di pantai, Tatapi Mungkin Deburan Akan Menghapusnya, Jadi Biarlah Namamu Tertulis Di hatiku, Dan Tak Ada Yang Bisa Menghapusnya, Kecuali Senyum mu Yang Terus Menyirami Keindahan Cinta Dalam Hati Ini”.

Perempuan muda itu duduk terdiam membisu, Air matanya mengalir dipipinya ranum memerah. Dirinya tidak pernah menyangka suaminya mengucapkan kata-kata yang begitu lembut ditelinganya “Terima kasih Sayang …” Sejuta bunga menebarkan semerbak harum mewangi seolah ditaman bunga. Laki-laki yang ada di depannya sosok suami yang telah mendampingi hidupnya selama ini. Ia begitu menghormatinya. Ia merasa bukanlah perempuan yang cukup pantas untuk sang suami, tidak cantik, dan juga tidak cerdas. Namun, perempuan sederhana dan biasa saja, tidak istimewa.

Sungguh berbeda dengan suaminya, selain wajahnya yang menarik, baik, cerdas dan santunan mempesona bagi dirinya juga bagi setiap perempuan yang pernah mengenal dan mencintainya. Bagi seorang istri suami adalah orang yang sangat spesial dan berarti sekali karena suamilah yang menafkahi, menemani, menjaga, melindungi, dan memimpin dirinya sepanjang hidup bersamanya.

Setelah sekian lama pernikahan dan memiliki beberapa orang putra dan putri yang tampan dan cantik, belum pernah terucap kata mesra dari bibir suami yang sangat dicintainya. Dia tahu suaminya bukanlah tipe laki-laki yang romantis, namun dia dengan ikhlas menerima cintanya karena di atas ketidaksempurnaan itulah yang membuat dia merasa damai dan berbahagia saat bersamanya. Dirinya kadang-kadang sangat berharap mendengarkan suara dan kata-kata romantis itu dari orang yang sangat dicintai dan dihormatinya. Sebenarnya sebagai seorang istri, dirinya tidak pernah meragukan cinta dari suaminya.

Baca Juga  Ya Allah, Kapankah Aku Bisa Memahami "Sebuah Makna"

Semua wujud cinta dan kasih sayang diwujudkan dalam segalanya. Tapi entah kenapa dirinya merasa ada yang kurang. Semua pikiran jelek itu ditepisnya. Sampai pagi itu sebelum suaminya berangkat kantor untuk bekerja. Terdengar bisikan kata mesra itu. “Terima kasih Sayangku …” Bisikan itu begitu lembut seolah membawanya terbang ke awan. Entah kenapa dia malah bertanya, “Terima kasih untuk apa, Bang?” Suaminya mencium keningnya dan tersenyum mendengarkan pertanyaan sang istri, Lalu suaminya berkata, “Untuk cintamu selama ini, aku mengagumi dan menyayangimu selamanya…

Aku tidak pernah mencari kecantikanmu ataupun harta milikmu, yang ku butuhkan adalah ketulusanmu dalam mencintaiku dan anak-anak kita.” Subhanallah … Tangisan rasa haru menyelimuti hati isterinya di pagi itu. Sungguh besar kenikmatan dari Allah Swt yang dia rasakan, ketika kata dan ucapan tulus dari suami dalam memberi cinta. Dia baru sadar bahwa, dalam hidup ini kita akan selalu menemukan kebahagiaan, jika kita tidak pernah menuntut cinta, tapi berusahalah dengan tulus untuk menerima sebuah cinta dari orang yang kita cintai. Insya Allah, hati kita selalu damai.

Dalam diam duduk membisu. Air matanya mengalir di pipinya yang ranum memerah. Kata-kata itu terasa sebagai hadiah terindah dalam hidupnya dari orang yang sangat dicintainya. Rasulullah mengingatkan kita bahwa “Tidaklah bersyukur kepada Allah, bila seseorang tidak berterima kasih atas kebaikan sesamanya.” (HR. Ahmad, at-Tirmidzi & Abu Dawud). Sungguh sepatutnya kita mampu menghargai kepada pasangan hidup kita, kekasih kita dan orang yang kita cintai, penghargaan itu tidak harus berupa pemberian materi, berharga mahal yang justru terasa kering dari sentuhan hati maupun ungkapan tulus. Penghargaan yang terindah adalah menyampaikan membisikkan kata mesra padanya dapat menyentuh jiwa.

Baca Juga  SAYANG, TERIMALAH SEBUAH “KADO CINTAKU” UNTUKMU

Ungkapan setulus hati penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang merupakan wujud yang tak ternilai harganya sehingga kita selalu mampu memupuk keluarga dengan kehangatan dan kemesraan. Lantas sudahkah dirimu hari ini mengucapkan kata mesra kepada pasangan hidup atau kekasihmu? “Terima kasih sayang atas cintamu selama ini. Selama nafas ini masih ada, selama jantung ini masih berdenyut, aku akan mencintaimu dan membahagiakanmu.”

Setinggi apapun aku terbang selalu terbersit keinginan untuk pulang, karena di ‘istana cinta’ kita ada Adinda tersayang yang buatku melayang meraih kebahagiaan bersamamu.

“Aku Mengenalmu Lewat Jiwa, Bukan Lewat Mata, Aku Mencintaimu Lewat Hati, Bukan Lewat Kata, Aku Menyayangimu Karena Cinta, Bukan Karena Rupa, Berani Mengenal Cinta, Berani Mengenal Air Mata, Aku Tak Tahu Dan Tak Pernah Mengerti Setinggi Apa Posisi Aku Di Hatimu, Tapi perlu kamu tahu aku sayang kamu tulus dari Lubuk hatiku Yang paling dalam, aku cinta kamu sayangku …”

Insya Allah, Keindahan itu adalah dirimu, di mana begitu banyak warnamu yang sudah tergurat dalam kanvas perjalanan hidupku, terbingkai dengan ukiran cinta dan rindu — yang sedetikpun aku tak ingin melepaskan pandanganku darimu. Jika suatu saat kamu hancurkan hatiku, Akan kucintai dan ku sayangi kamu dengan kepingan cinta yang tersisa. Aku tidak perlu menjanjikan bintang atau bulan untukmu. Tapi aku cukup berusaha sampai tetes darah penghabisan akan mencintaimu hari ini, esok, dan selamanya …. Semoga Kita Bahagia Dunia Wal Akhirah. Amin, Yaa Rabbal ‘Alamin.

Banda Aceh, 6 April 2023

Share :

Baca Juga

BERANDA

Menteri Israel Saling Kecam Usai Video Aktivis Gaza Berlutut Disebar: “Pertunjukan Memalukan”

ACEH

KPK Temukan 99% Proyek di Aceh Lewat Penunjukan Langsung, DPRA Minta Lembaga Antirasuah Beri Pembinaan

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi

ACEH

Muda Seudang Protes Penunjukan Ketua DPW Partai Aceh Timur, Sebut Cacat Prosedur