Home / BERITA

Minggu, 1 Oktober 2023 - 12:37 WIB

Jembatan Kayu Tanpa Pengaman di Sungai Atam Telan Korban Jiwa

ACEH TAMIANG | Medialiterasi.id – Balita berumur 4 tahun, Syahrul Bin Rahyuriadi warga Dusun Bandar Baru, Desa Tanjung Genteng terjatuh ke sungai dari jembatan tanpa pengaman dan kemudian hanyut terbawa arus dan meninggal dunia sekira jam 13.30 WIB pada Sabtu (30/09/2023)

Kejadian naas tersebut berawal dari korban yang ikut dengan sang Ibu bernama Rosmidar untuk menjemput kakaknya pulang sekolah dengan menggunakan Sepeda Motor jenis Honda Supra X.

Setiba di jembatan kayu tanpa pengaman, yang masih di desanya, Sang Ibu gugup disaat melewati jembatan tersebut, sehingga Rosmidar dan Syahrul terjatuh ke sungai.

Dalam kejadian tersebut, Rosmidar berhasil menyelamatkan diri, namun anaknya yang masih Balita terhanyut dibawa arus sungai sejauh 30 meter hingga nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga  Menteri Agama Buka Rakernas Kemenag 2023 : Hilangkan Praktik Korupsi

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis.SIK. MH.melalui Kapolsek Kejuruan Muda AKP. Kun Hidayat. SH saat dihubungi  membenarkan adanya kejadian yang menimpa warga Desa Tanjung Genteng.

AKP Kun Hidayat juga menjelaskan kejadian tersebut dikarenakan ibu korban  gugup ketika membawa kendaraan disaat melintasi jembatan kayu tersebut sehingga ia dan anaknya terjatuh kedalam sungai.

Mengetahui anaknya terjatuh dan hanyut tenggelam di dalam sungai, AKP Kun Hidayat menyampaikan, Sang Ibu pun sempat berusaha menyelamatkan dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Teriakan Rosmidar meminta tolong, didengar oleh Yudi yang saat itu berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), Yudi pun segera melompat ke sungai dan berhasil menemukan korban  dan kemudian mengangkatnya ke tepi sungai, namun kondisi korban saat itu sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Baca Juga  Festival Pesisir #4: Giligenting Rayakan Budaya, Edukasi, dan Kepedulian Sosial

Dalam kesempatan Yang sama, AKP. Kun Hidayat menjelaskan, Yudi segera membawa korban Syahrul bersama ibunya  Puskesmas Kejuruan Muda dengan menggunakan roda dua. Sesampainya di Puskesmas setelah diperiksa Syahrul sudah meninggal dunia.

Sebelum mengakhiri penjelasannya,  AKP. Kun Hidayat mengatakan bahwa pihak keluarga telah mengikhlaskan kematian anaknya keluarga juga menolak di visum dan autopsi dari pihak berwenang. [endæ]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Drama Toronto! Gol Menit Akhir Caleb Yirenkyi Tumbangkan Panama, Ghana Raih 3 Poin Pertama Piala Dunia

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026

ACEH

Bunda PAUD Julok Hadiri Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan

ACEH

61 Kombatan KPA Linge Teken Mosi, Desak Mualem Evaluasi Panglima Bener Meriah