Home / EDUKASI

Jumat, 14 November 2025 - 20:02 WIB

Gelar Muktamar, APSEII Perkuat Keanggotaan dengan Jejaring Akademik dan Riset

MEDIALITERASI.ID | BANDUNG – Asosiasi Program Studi Ekonomi Islam Indonesia (APSEII) sukses menggelar muktamar perdana yang berlangsung di Auditorium Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Rabu, 12 November 2025.

Rangkaian kegiatan dalam muktamar cukup padat, mulai dari hari pertama beragendakan International Collaboration Conference on Islamic Economics (ICCEIS) 2025 yang bertemakan “Rebuilding Islamic Economics for Sustainable Development”, sidang muktamar terkait pembahasan perubahan AD/ART dan pemilihan ketua umum baru, hingga International Community Services (the importance of Islamic economic education in Muslim families).

Sementara pada hari kedua, dilanjutkan juga dengan workshop kurikulum nasional ekonomi Islam dan review kurikulum bersama Prof Asad Zaman dari Akhuwat University, Lahore, Pakistan.

Salah satunya, guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Prof Dr Raditya Sukmana SE MA yang turut hadir sebagai narasumber dalam ICCEIS 2025 memaparkan pentingnya kurikulum ekonomi Islam yang adaptif terhadap fintech syariah, industri halal, dan integrasi teknologi digital.

Baca Juga  Penataan Ruang Sangat Penting Bagi Daerah Rawan Bencana

“Kita berharap pendidikan ekonomi Islam harus bertransformasi agar relevan dengan tantangan di era global, adanya kegiatan seminar internasional ini sudah menjadi waktunya kita mengadopsi hal-hal penting terkait tren halal yang juga bisa menjadi salah satu penguatan riset dan penambahan bobot akademik kita di Indonesia kedepannya,” sebut Prof Raditya yang dikenal luas sebagai periset pada bidang wakaf sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Ketua Prodi Ekonomi Syariah UIA Aulia Fitri SKom MM yang ikut dalam hadir dalam kegiatan APSEII tersebut, menyebutkan keikutsertaan UIA dalam rangkaian acara muktamar APSEII ada banyak hal yang bisa dijadikan pijakan kedepan dalam jejaring akademik.

“Rangkaian kegiatan muktamar APSEII terbilang padat dan juga menarik, selain memperkuat jejaring akademik dan riset, dalam kesempatan tersebut seluruh anggota dari APSEII juga menggelar penandatanganan kerja sama berupa Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementing Agreement (IA) dengan Akhuwat University,” sebutnya.

Baca Juga  Juni Ahyar : Buku Bahasa & Budaya Aceh Sebagai Identitas Bangsa Resmi Terbit

Lebih menariknya juga, tambah Aulia, diantara rangkaian kegiatan seluruh prodi ekonomi syariah di Indonesia juga menyepakati terkait profil lulusan dan juga Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) serta mata kuliah wajib yang harus dimiliki oleh setiap prodi ekonomi syariah.

“Pembahasan terkait poin-poin profil lulusan, CPL, serta kurikulum yakni mata kuliah wajib ini tentu menyita perhatian. Sejumlah masukan dan diskusi antar prodi ekonomi syariah juga berlangsung alot dan menghasilkan putusan yang disepakati,” tuturnya.

Dalam muktamar APSEII ini juga akhirnya menetapkan kembali Ketua Umum periode 2025-2028, yakni Cupian, SE MT PhD yang juga Ketua Prodi Ekonomi Syariah FEB Universitas Padjadjaran.[af]

muktamar_apseii_2025 di UPI Bandung_tanda tangan_moa

Share :

Baca Juga

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

ACEH

Bunda PAUD Julok Hadiri Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan

ACEH

Sinergi IAIN Langsa-Kemenag Aceh Timur, Dorong SDM Madrasah Lanjut Pascasarjana

ACEH

Camat Banda Alam Azani, S.E Beri Arahan kepada Petugas Logistik Sensus Ekonomi Tahun 2026

ACEH

PLT Kadisdikbud Aceh Timur: Juri O2SN Harus Adil, Siswa Junjung Sportivitas

EDUKASI

UIN SUNA 57 Tahun: Kampus Peradaban untuk Generasi Hebat

ACEH

Plt Kadis Pendidikan Bustami, S.Pd., M.Si Buka O2SN Aceh Timur 2026, Ratusan Siswa SD Adu Prestasi di 5 Cabor
bantuan pendidikan kebanksentralan bank indonesia

EDUKASI

Akselerasi Aksesibilitas Pendidikan Tinggi, UIA Salurkan Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia