Home / BERITA

Sabtu, 4 Maret 2023 - 03:15 WIB

Aktivis Timur Daya Kecam Akan Segel SPBU Milik PT Wus Jika Tidak Segera Beroperasi

Foto. Emha Bayjuri, Aktivis Senior Timur Daya (Istimewa for MediaLiterasi.id/Ach.Toifur Ali Wafa)

Foto. Emha Bayjuri, Aktivis Senior Timur Daya (Istimewa for MediaLiterasi.id/Ach.Toifur Ali Wafa)

Foto. Emha Bayjuri, Aktivis Senior Timur Daya (Istimewa for MediaLiterasi.id/Ach.Toifur Ali Wafa)

SUMENEP, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan produk yang menjual Bahan Bakar Khusus (BBK) dan minyak solar non subsidi atau Dexlite kembali dapat sorotan dari tokoh aktivis senior Timur daya.

Pasalnya, Pembangunan SPBU yang ada di desa Legung Timur, kecamatan batang-batang tersebut sudah selesai tahun 2019, tapi hingga kini masih tinggal bangunan dan tidak ada aktivitas usaha diareal tersebut padahal fasilitas sudah lengkap.

Sebelumnya, aktivis ALARM juga menyinggung terkait belum beroperasinya SPBU di Jalan Raya Pantai Lombang, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep yang ditanggapi PT Wus bahwa akan dioperasikan perkiraan akhir tahun 2022 kemarin.

Akan tetapi hingga saat ini SPBU setempat belum juga dioperasikan, ini bukti ketidakbecusan PT Wus sebagai BUMD Sumenep, “Ungkapnya Emha Bayjuri kepada media ini, Jumat 3 Maret 2023.

Baca Juga  TPNPB–OPM dan West Papua Army Dukung Sikap DPD RI: Desak Perundingan Damai Diawasi Pihak Netral

Dirinya menuturkan bahwa SPBU ini sudah lama didirikan, tapi sampai kini tak jelas kapan mau dioprasikan, Jadi maunya PT WUS membangun SPBU tersebut untuk apa dan Berapa kerugian yang ditimbulkan akibat lamanya SPBU tak beroperasi.

Sebagai masyarakat yang berada persis disekitar SPBU ini kami jelas mempertanyakan darimana dana untuk membangun SPBU tersebut, Apakah dana pribadi Ataukah dana rakyat yang dihisap melalui mekanisme pajak, “Paparnya.

Jika dana pembangunan ini dikumpulkan dari mekanisme pajak yang disetorkan rakyat ke negara, maka berapa sudah kerugian yang ditimbulkan pengelola secara materi, dan hal tersebut praktis kerugian rakyat itu sendiri.

Baca Juga  Polisi Beri Bantuan Kursi Roda bagi Lansia-Penderita Celebral Palsy di Bekasi

Oleh karena itu jika tidak becus membangun dan memanfaatkan mending tidak usah bangun ! Ini jelas modalnya milyaran lalu dibiarkan mangkrak bertahun-tahun tanpa ada planing yang jelas, “Tegasnya.

Ditambahkan, sebagai rakyat kami menggugat, dirinya mengecam akan melakukan penyegelan bersama Aktivis dan rakyat Timur daya dalam waktu dekat ini jika tidak ada kejelasan.

Harapan kami sesegera mungkin SPBU ini dibuka, jika tidak kami bersama rakyat akan ada aksi ke Pemkab Sumenep, “Tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar (WUS) Mohammad Reza hingga berita ini ditayangkan belum ada respon meskipun pewarta sudah menghubunginya sejak kemarin malam hingga saat ini, padahal akun whatsappnya terlihat berdering. (Toifur)

Share :

Baca Juga

ACEH

SMA NEGERI IDI RAYEUK TEMBUS FINAL PIALA BUPATI ACEH TIMUR ANTAR SMA 2026

BERANDA

BGN Bentak Hoaks: Program Makan Bergizi Gratis Tidak Dihentikan! Dapur & SPPG Tetap Jalan Penuhi Gizi Anak Bangsa

BERITA

FWJI Kota Tangerang Desak Dugaan Kekerasan terhadap ART yang Libatkan Oknum Jaksa Diusut Transparan

ACEH

Seludupkan Narkotika Sabu 4 Kg di Bandara SIM, 4 Pemuda di Tangkap

ACEH

Dua Terduga Pelanggar Qanun Khalwat Banda Aceh Baru Hadir Setelah Disorot Publik, Proses Hukum Telat Jalan

ACEH

Musisi Aceh Timur Maimunzir Rilis “Gas Beracun”, Suarakan Dampak Dugaan Polusi Industri ke Warga

ACEH

9 Warga Desa Blang Paoh Sa Aceh Timur Terjangkit DBD, 3 Masih Dirawat di RSUD Zubir Mahmud

ACEH

Door to Door, Kapolsek Idi Rayeuk Tebar Kepedulian Lewat Program Jum’at Berkah