Medialiterasi.id | Banda Aceh — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, http://S.Hi., http://M.Si menerima penghargaan Serambi Award 2026 kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal Daerah. Penghargaan diserahkan dalam ajang “Serambi Award Gebrakan Sang Pemimpin” di Gedung AAC Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu malam (29/8/2026).
Penghargaan diberikan Serambi Indonesia kepada 75 kepala daerah dan elemen lainnya yang dinilai memiliki gebrakan, inovasi, serta kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan dan perubahan di daerah.
Al-Farlaky mengatakan penghargaan tersebut bukan hanya untuk dirinya pribadi, melainkan untuk seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
“Apresiasi ini tentunya kami serahkan kepada seluruh masyarakat Aceh Timur. Mohon terus berikan doa dan dukungan agar kami bisa menjalankan roda pemerintahan sampai batas akhir kepemimpinan di Aceh Timur,” ujar Al-Farlaky usai menerima penghargaan.
Ia juga mengapresiasi kerja tim di lingkungan Pemkab Aceh Timur. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi dan pelayanan publik.
“Penghargaan ini juga menjadi apresiasi kepada seluruh tim di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang telah bekerja sama. Insyaallah ke depan prestasi dan penghargaan lainnya dapat terus kita tingkatkan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Aceh Timur,” katanya.
Memiliki Makna Khusus
Bagi Al-Farlaky, Serambi Award memiliki makna tersendiri. Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, ia pernah berkarier sebagai wartawan Serambi Indonesia.
“Penghargaan ini tentu memiliki makna tersendiri bagi saya. Namun yang paling penting, penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat Aceh Timur,” ungkapnya.
Apresiasi untuk Keberanian dan Inovasi
Serambi Award “Gebrakan Sang Pemimpin” tahun ini tidak hanya menilai capaian kepemimpinan, tetapi juga keberanian mengambil langkah dan inovasi dalam menghadapi tantangan. Salah satu fokus penilaian adalah upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Aceh akhir tahun lalu, serta proses pemulihan pascabencana.
“Serambi Indonesia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan, tetapi juga keberanian mengambil langkah, ketulusan dalam melayani dan kemampuan membangun kebersamaan untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat,” demikian semangat yang diusung panitia.
Malam penganugerahan berlangsung meriah dengan pertunjukan seni, musik, dan khazanah budaya Aceh. Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh, pejabat, dan elemen masyarakat di Aceh. (*)







