Ujian seleksi daring digelar untuk jenjang S1, S2, dan S3 sebagai langkah penguatan internasionalisasi kampus
MEDIALITERASI.ID | KOTA LANGSA – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa mulai menggelar Computer Based Test (CBT) bagi calon mahasiswa asing pada Senin (10/8/2026). Ujian ini merupakan tahapan seleksi lanjutan bagi 392 peserta yang lulus seleksi administrasi penerimaan mahasiswa baru internasional Tahun Akademik 2026/2027.
Dari total 392 peserta, 337 orang mendaftar jenjang Sarjana (S1), 49 orang jenjang Magister (S2), dan 6 orang jenjang Doktor (S3). Para calon mahasiswa tersebut berasal dari 28 negara di Asia dan Afrika, menunjukkan semakin luasnya jangkauan internasional IAIN Langsa.
Jadwal dan Pembagian Fakultas
Untuk jenjang S1, CBT dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026. Sebanyak 337 peserta terbagi ke dalam empat fakultas: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 126 peserta, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 90 peserta, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) 84 peserta, dan Fakultas Syariah (FASYA) 37 peserta.
Sementara itu, CBT untuk jenjang S2 dan S3 dijadwalkan pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan jumlah peserta masing-masing 49 dan 6 orang.
Seleksi Daring, Jangkauan Global
Wakil Rektor I IAIN Langsa, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, MA, yang akrab disapa Dr. Emi, mengatakan pelaksanaan CBT secara daring adalah bagian dari komitmen kampus menghadirkan seleksi yang terukur, sistematis, transparan, dan efisien.
“Pelaksanaan CBT ini merupakan bagian dari komitmen IAIN Langsa untuk menghadirkan proses seleksi mahasiswa internasional yang profesional, objektif, dan berbasis teknologi. Dengan sistem daring, peserta dari berbagai negara dapat mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Dr. Emi.
Ia menyebut, tingginya jumlah peserta dan keberagaman negara asal menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa internasional.
Data pendaftaran menunjukkan Pakistan dan Bangladesh menjadi negara dengan jumlah pendaftar terbanyak, masing-masing 119 dan 116 peserta. Disusul Nigeria 59 peserta dan Afghanistan 16 peserta. Negara lainnya juga berasal dari berbagai wilayah Asia dan Afrika.
“Keberagaman peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa IAIN Langsa semakin dikenal dan diminati sebagai salah satu pilihan pendidikan tinggi Islam. Ini tentu menjadi modal penting bagi penguatan internasionalisasi IAIN Langsa ke depan,” tambah Dr. Emi.
Perkuat Internasionalisasi Kampus
Melalui CBT ini, IAIN Langsa berupaya memberikan akses pendidikan tinggi Islam kepada calon mahasiswa dari berbagai negara, sekaligus membangun lingkungan akademik yang lebih beragam dan berwawasan global.
Hasil seluruh rangkaian seleksi, termasuk CBT, nantinya akan menjadi dasar penetapan calon mahasiswa asing yang diterima di IAIN Langsa untuk Tahun Akademik 2026/2027.(*)







