Home / BERITA / EKBIS

Senin, 13 Juli 2026 - 22:28 WIB

Pabrik Metanol di KEK Arun Lhokseumawe Berpotensi Kurangi Impor Nasional dan Bangkitkan Industri Hilir Aceh

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Rencana pembangunan pabrik metanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe oleh PT Indoasia Oil Tank Terminal dinilai berpotensi mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor metanol sekaligus menjadi momentum kebangkitan industri hilir berbasis gas di Aceh.

Rencana investasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir dengan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin (13/7/2026). Pemerintah Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap investasi yang diyakini mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Pemerintah Aceh terbuka terhadap investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Kami menyambut baik setiap calon investor yang ingin berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Aceh,” ujar M. Nasir.

Baca Juga  Program Gerakan Nasional di Aceh Utara Berakhir, Endang Kusmadi : Ini Program Yang Sangat Positif

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan dukungan kepada investor yang ingin mengembangkan usaha di daerah.

Dalam paparannya, manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal menjelaskan bahwa pabrik metanol akan dibangun di KEK Arun Lhokseumawe dengan memanfaatkan gas alam sebagai bahan baku utama. Metanol yang diproduksi nantinya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas tersebut.

Selain mendukung kebutuhan industri nasional, proyek ini juga diproyeksikan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Aceh. Pembangunan pabrik diperkirakan akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia lokal, serta mendorong berkembangnya industri hilir berbasis metanol.

Baca Juga  Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional, Kadis DKPP Sumenep Ajak Pemuda Bertani Dengan Cara Ini

Sejumlah industri turunan yang berpotensi berkembang antara lain industri formaldehida, asam asetat, dimetil eter (DME), hingga berbagai produk petrokimia lainnya. Pengembangan industri tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya gas alam Aceh sekaligus memperkuat daya saing industri daerah.

Pemerintah Aceh berharap investasi tersebut dapat segera direalisasikan agar KEK Arun Lhokseumawe semakin berkembang sebagai pusat hilirisasi gas nasional dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Aceh yang berkelanjutan.

Sumber: Humas Pemerintah Aceh/acehprov.go.id.

Share :

Baca Juga

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT

ACEH

Spanyol Tundukkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar ke Final

ACEH

31 Kasus Kekerasan Anak dalam Enam Bulan, Bupati Al Farlaky Siapkan Langkah Pencegahan dan Rumah Aman

ACEH

Bupati Al-Farlaky Serahkan Santunan Ahli Waris Tahap III Korban Banjir

BERITA

BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional usai Audiensi dengan Kepala Staf Kepresidenan

ACEH

Gelombang Protes Kembali Menggema di Sigli, Warga Tuntut Cabut IUP PT Serambi Timur Resources

ACEH

Bupati Al- Farlaky Tinjau Jembatan Gantung Bhom Lama- Blang Simpoe 

BERITA

Yusril Ihza Mahendra Tawarkan Mekanisme Isbat Wakaf untuk Selesaikan Sengketa Blang Padang