MEDIALITERASI.ID | SEATTLE – Timnas Iran meninggalkan kesan mendalam meski gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Mesir di Seattle, para pemain Iran meninggalkan pesan tertulis di ruang ganti Stadion. Isinya menyoroti nilai kehormatan dan integritas sebagai “jiwa dari permainan”.
Laga Grup G itu membuat Iran finish di posisi ketiga, di bawah Mesir dan pemuncak grup Belgia. Namun sikap tim berjuluk Team Melli di luar lapangan justru menjadi sorotan.
“Kehormatan di Atas Kemenangan”
Mengutip situs sportbible, surat yang ditinggalkan di ruang ganti berisi pesan filosofis dari tim asal Persia tersebut.
“Kami berasal dari Iran. Dari negeri yang telah mengutamakan kehormatan di atas kemenangan selama ribuan tahun. Bagi kami, sepak bola bukan sekadar persaingan untuk meraih hasil, melainkan ujian karakter,” tulis timnas Iran.
Dalam pesan itu, Iran menegaskan bahwa poin bisa diraih dengan berbagai cara, tetapi rasa hormat harus diperjuangkan.
“Mungkin sebuah tim bisa lolos dari grup, tetapi hanya melalui integritas dan kehormatanlah seseorang dapat berdiri tegak di hadapan sejarah. Bermain jujur bukan sekadar satu baris dalam peraturan sepak bola, melainkan jiwa dari permainan ini,” lanjut surat tersebut.
Surat ditutup dengan ucapan terima kasih kepada kota Seattle dan para pendukung Iran di seluruh dunia. “Terima kasih, Seattle, atas keramahan kalian. Dan terima kasih kepada semua warga Iran yang telah memberikan hati, suara, dan seluruh jiwa raga mereka demi Iran. Iran selalu berdiri tegak.”
Bukan Kali Pertama Iran Lakukan Hal Serupa
Aksi meninggalkan surat bukan yang pertama dilakukan Iran di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan usai pertandingan melawan Belgia di Stadion Los Angeles.
Dalam pesan itu, Iran menulis: “Dari Persia kuno ribuan tahun yang lalu hingga Iran yang modern saat ini, semangat Iran tetap hidup dan teguh. Kami datang ke Los Angeles dengan penuh kebanggaan, bertanding dengan penuh kehormatan, dan pulang dengan penuh martabat.”
Surat tersebut juga berisi harapan: “Semoga perdamaian, rasa hormat, dan persahabatan senantiasa menjalin hubungan di antara semua bangsa.”
Aksi Iran ini mendapat banyak pujian dari warganet karena dianggap menunjukkan sportivitas tinggi di tengah ketatnya kompetisi Piala Dunia. (AYD)







