Home / BERITA

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:53 WIB

Bawa Botol Bersumbu Bakar Saat Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Tetapkan Satu Tersangka

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menetapkan seorang pria berinisial ANH (24) sebagai tersangka setelah diduga membawa tiga botol berisi cairan mudah terbakar yang dilengkapi sumbu saat aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan penetapan status tersangka tersebut. Menurutnya, ANH diamankan petugas sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan gerbang utama Gedung DPR RI, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik telah menaikkan status hukum ANH menjadi tersangka. Dari dalam tas ransel miliknya ditemukan tiga botol berisi cairan yang dilengkapi sumbu pada bagian ujungnya,” kata Budi Hermanto dalam keterangan resmi, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga  Kapolsek Dewantara Menghimbau Masyarakat Kawal Pendidikan

Penyidik juga memeriksa seorang pria berinisial R yang diketahui datang bersama tersangka ke lokasi aksi. Saat ini, R berstatus sebagai saksi dan masih dimintai keterangan untuk mendalami kemungkinan keterlibatannya dalam perkara tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ANH mengaku datang ke kawasan DPR RI setelah melihat ajakan mengikuti unjuk rasa yang beredar melalui media sosial beberapa hari sebelumnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 306 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penyalahgunaan bahan atau benda berbahaya.

“Proses hukum terhadap tersangka dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku. Penyidik masih mendalami motif, asal-usul pembuatan benda tersebut, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” ujar Budi.

Baca Juga  Pj Bupati Aceh Timur Pimpin Rapat Pemantapan dan Evaluasi Persiapan POPDA

Polda Metro Jaya menegaskan tetap menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kepolisian tidak akan mentoleransi tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, apabila terdapat pihak yang membawa benda berbahaya dan berpotensi menimbulkan tindakan anarkis, Polri akan melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur,” tegasnya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh peserta aksi dan masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban melalui layanan darurat Polri 110.
(H.R)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 10.121 Personel, 67 Ribu Penonton Hadiri FIFA ASEAN Cup 2026

BERITA

Muslem Kini Punya Rumah Layak, Dandim 0103/Aceh Utara Serahkan Kunci RTLH di Kuta Makmur

BERITA

Meurasa HIMASOS Unimal, Satukan Mahasiswa Sosiologi Lintas Angkatan dalam Semangat Kekeluargaan

BERANDA

Resmi! Presiden Prabowo Salurkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja Mulai Oktober 2026

BERANDA

Dikawal Militer AS, Pengiriman LNG Qatar Lewat Selat Hormuz Cetak Rekor Tertinggi Sejak Perang Pecah

BERITA

MTQ ke-XXVI Kemukiman Buloh Beureughang Resmi Dibuka, Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani

BERITA

Tembus 11.000 Pendaftar, Santri Misbahul Ulum Wakili Aceh di Parlemen Remaja DPR RI

BERITA

M. Yusuf Raih Penghargaan Penggerak Literasi Nasional Wilayah