Home / BERITA / SOSIAL

Kamis, 2 April 2026 - 10:16 WIB

BPAN Kerahkan 1.000 Personel Awasi Program Rehab Rekon di Aceh


MEDIALITERASI.ID | ACEH
— Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) menyatakan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) di Provinsi Aceh dengan menyiapkan 1.000 personel untuk pengawasan di lapangan.

Kepala Bidang Investigasi dan Penelitian Aset Negara BPAN, Jamal Luddin alias Tgk Rohid, mengatakan pengawalan dilakukan guna memastikan program berjalan transparan, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan.

“BPAN akan mengambil langkah serius dan terukur agar seluruh proses rehab rekon di Aceh dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Jamal dalam keterangan resmi.

Sebanyak 1.000 personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis di wilayah Aceh dengan sistem pengawasan terpadu.

Baca Juga  Polri dan Kementerian PPPA Tinjau Anak Korban Tanpa Identitas di RS Polri, Pastikan Pemulihan Medis dan Psikologis

Pengawasan mencakup sejumlah aspek, antara lain pembangunan fisik seperti rumah bantuan, fasilitas umum, dan infrastruktur, validasi data penerima bantuan, pengawalan distribusi anggaran, serta pemantauan kualitas pekerjaan.

Selain itu, BPAN juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan program. Masyarakat diharapkan dapat melaporkan dugaan penyimpangan, memantau proyek di lingkungan masing-masing, serta ikut menjaga transparansi.

“Kami ingin masyarakat menjadi bagian dari pengawasan karena mereka yang paling merasakan dampaknya,” kata Jamal.

Dalam pelaksanaannya, BPAN akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait di tingkat kabupaten/kota untuk memperkuat pengawasan lintas sektor dan mempercepat penanganan jika ditemukan kendala di lapangan.

Baca Juga  Terus Kurangi Emisi GRK: MEDCO E&P – PLN Kembali Tandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik

BPAN menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran dalam program tersebut. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, BPAN akan melakukan investigasi, mengumpulkan bukti, serta melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan program rehab rekon di Aceh berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkualitas, sehingga mempercepat pemulihan pascabencana dan pembangunan daerah.

“Setiap anggaran negara harus benar-benar sampai kepada masyarakat. Ini adalah tanggung jawab kami,” ujar Jamal. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

PT EMJ Agro Nusantara Buka Lowongan Sales dan Marketing Eksekutif untuk Wilayah Aceh

BUDAYA

Media Sosial di Persimpangan Iman: Ketika Ruang Digital Menguji Etika dan Akhlak

ACEH

Bupati Al-Farlaky: Adat Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Modal Sosial Pembangunan Aceh Timur

BERITA

Gas Poll! Veda Ega Tahan di 5 Besar, Persaingan Moto3 2026 Makin Panas Usai Mugello

BERANDA

Start ke-13 Finis ke-8: Comeback Veda Ega di Mugello Buktikan Mental Juara Moto3

BERANDA

Viral Foto Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara Berhaji Sederhana, Netizen Sebut “Pemimpin Panutan”

ACEH

Bupati ALFARLAKY: Adat Bukan Pajangan, Tapi Kekuatan Pembangunan Daerah

ACEH

Izin Tambang Beutong Ateuh Banggalang Dikecam: “Jangan Ada Pesta Babi Jilid 2 di Aceh”