Home / BERITA

Minggu, 30 November 2025 - 14:28 WIB

Banjir Rusak Puluhan Jalan dan Jembatan di Aceh, Sejumlah Ruas Utama Lumpuh Total

MEDIALITERASI.ID | ACEH – Banjir besar yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan dan jembatan. Berdasarkan laporan terbaru Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh per 29 November 2025 pukul 08.00 WIB, puluhan jembatan putus dan beberapa ruas nasional tidak dapat dilalui, terutama di wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Singkil, dan Bireuen.

Kerusakan terberat terjadi di Aceh Tenggara, di mana lima jembatan utama Silayakh, Natam, Salim Pilpit, Pasir Putih, dan Pintu Rime putus akibat terjangan banjir. Selain itu, Ruas Jalan Nasional Kutacane–Blangkejeren di Ketambe ambles sepanjang sekitar 50 meter, memutus total akses antarwilayah.

Di Gayo Lues, beberapa jembatan penghubung menuju Aceh Tenggara juga mengalami kerusakan berat dan putus total, sehingga arus logistik dan mobilitas warga terganggu.

Baca Juga  Disambut Kalungan Bunga di Pendopo, Pemkab Sumenep Apresiasi Valen dan Mila

Kerusakan signifikan juga terjadi di Aceh Singkil, termasuk Jembatan Suak Diber yang mengalami amblas pada oprit sedalam 2–3 meter dan lantai jembatan turun hingga 50 sentimeter. Jembatan Suak Sigide juga patah sepanjang tujuh meter, sementara beberapa jembatan lain di jalur Singkil–Gosong rusak berat diterjang arus banjir.

Di Kabupaten Bireuen, sedikitnya enam jembatan rangka baja dilaporkan hanyut, yakni Rancob Kutablang, Pante Ilong, Jeunieb Selatan, Ulee Gle, Simpang Mamplam, serta jembatan nasional alternatif Banda Aceh–Medan. Kondisi ini membuat jalur penghubung antar kecamatan lumpuh dan tidak dapat dilewati.

Sementara itu, longsor juga terjadi di beberapa daerah lain. Di Aceh Besar, longsor menutup penuh ruas Jalan Bakat–Jawi. Di Aceh Tengah, longsor menimbun sebagian besar badan Jalan Bireuen–Takengon, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Kondisi serupa dilaporkan di Aceh Selatan, di mana ruas Gunung Kapur–Trumon terputus akibat longsor.

Baca Juga  Imigrasi Luncurkan Sport Visa, Permudah Akses Atlet Internasional ke Indonesia

Di Aceh Barat, jalur Janeng–Paya Baro–Gampong Baro mengalami longsor, dan Jembatan Tuut Gampong Jatuh dilaporkan bergeser dan turun struktur akibat derasnya air.

Dinas PUPR Aceh mengimbau masyarakat menghindari perjalanan ke daerah terdampak hingga kondisi dinyatakan aman. Proses pendataan, penanganan darurat, dan pembukaan akses sedang dilakukan secara bertahap bersama BPBD, TNI-Polri, dan unsur terkait.

Laporan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang hendak bepergian atau mengunjungi keluarga agar lebih waspada dan menunda perjalanan jika tidak mendesak. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Komnas HAM Selidiki Kericuhan Kenduri Maulid di Pidie yang Tewaskan Seorang Warga

HUKUM

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Ke-4 Kasus Dugaan Penyadapan Presiden, Belum Ditahan Karena Pasca-Stroke
Menko Yusril Ihza Mahendra Apresiasi Pusat Edukasi dan Mitigasi Bencana-2

BERITA

Museum Tsunami Aceh Terima Kunjungan Edukasi Menko Kumham Impas Yusril Ihza Mahendra

ACEH

Groundbreaking GEUKOM Smart Greenhouse: Pembangunan Dimulai, Pertanian Modern Berbasis Gampong Mulai Dibangun

ACEH

Danrem 011/Lilawangsa: Insiden Penembakan di Tiro Pidie Masih Didalami, 1 Warga Tewas

ACEH

Satu Warga Tewas, 10 Luka-luka dalam Insiden Penembakan Saat Maulid di Tiro Pidie

BERITA

Viral Bentrok di Tiro Pidie Saat Maulid: Apa yang Terverifikasi, Apa yang Masih Rumor?

EDUKASI

Asah Kompetensi Jurnalistik, LPM Al-Kalam Hadirkan Jurnalis RRI dan Metro TV