Home / EDUKASI

Kamis, 5 Juni 2025 - 21:56 WIB

Sekolah Alam KAHFIS Aceh Ikut berpartisipasi pada Kegiatan JAGA NYALA Jaringan Sekolah Alam Nusantara di Medan

Medan, 3 Juni 2025 — Para fasilitator Sekolah Alam KAHFIS Aceh turut berpartisipasi dalam kegiatan JAGA NYALA Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN) Regio 1 pada 30–31 Mei 2025 yang bertempat di Sekolah Alam Semangat Bangsa, Medan Johor, Kota Medan.

Acara ini menjadi ajang silaturahmi, kolaborasi, serta penguatan visi antar sekolah alam dan komunitas pendidikan yang berada dalam wilayah Regio 1 JSAN, yang mencakup wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Sejumlah 150 peserta yang berasal dari 22 Sekolah Alam di Sumatera Utara dan Aceh, turut menghadiri kegiatan JAGA NYALA ini. Termasuk di dalamnya Sekolah Alam Kahfis Aceh yang mengirimkan 7 orang delegasinya ke acara yang luar biasa ini.

Bahkan ada beberapa sekolah yang belum terdaftar di JSAN, namun sangat tertarik dengan konsep sekolah alam dan akan bergabung ke jejaring JSAN.
Keikutsertaan mereka merupakan bagian dari upaya untuk terus menyinergikan nilai-nilai pendidikan, fitrah anak, dan pendekatan alam dalam praktik pembelajaran.

Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh dan praktisi pendidikan yang telah dikenal luas dalam jaringan Sekolah Alam Nusantara, di antaranya, Cahya Zailani, Iman Kurnia, M. Syafir, Husnan, Jusrijanah, dan M. Khalid.

Baca Juga  Sekolah Alam KAHFIS Aceh Fasilitasi Bimtek Guru TK/PAUD di Nagan Raya: Dorong Guru Jadi Lebih Kreatif dan Menyenangkan dalam Mengajar

Kegiatan JAGA NYALA Regio 1 dirancang untuk memperkuat:
Sinergi antar Sekolah Alam di wilayah Region 1 dan cara Implementasi pendidikan berbasis karakter, alam, dan fitrah anak.

Selain sesi utama, kegiatan juga diisi dengan kemah, diskusi terbuka, pertunjukan budaya lokal, serta refleksi bersama sebagai bentuk penguatan nilai spiritual.

Seluruh peserta dari seluruh jejaring sekolah alam sangat antusias mengikuti kegiatan ini, banyak hal baru yang mereka dapatkan baik dari segi materi maupun praktik.

“Kegiatan jaga nyala yang di lakukan oleh JSAN regional 1 mempunyai kesan tersendri, selain mendapat ilmu yang sangat luar biasa dari para asabiq dan melihat perjuangan Alm. Bang Lendo Novo dan para assabiq dalam memperjuangkan pendidikan indoneisia melalui sekolah alam,
Kegiatan ini juga sebagai salahsatu wadah untuk menjaga silaturahmi sesama pejuang sekolah alam supaya sekolah alam bisa lebih berkembang dan bisa mencetak generasi generasi yang lebih kompeten di bidangnya sesuai kempuannya masing masing,
Semoga kedepannya kegiatan ini bisa terus berjalan agar sekolah alam terus menyala” ujar Chairul Ardiansyah, fasil green lab Sekolah Alam KAHFIS Aceh.

Baca Juga  Belajar Wirausaha Sejak Dini, Siswa Sekolah KAHFIS Aceh Jual Takjil di Market Day Ramadhan

Nailan Sakinah selaku fasil SD Sekolah Alam KAHFIS Aceh mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat seru.
“Banyak hal dan ilmu yang Nailan dapatkan selama mengikuti kegiatan ini, salah satu yang sangat membekas adalah metode pembelajaran bersama alam. Ternyata Allah SWT menciptakan Alam dengan begitu indahnya dan banyak ilmu serta manfaat yang terdapat didalamnya.
Metode ini juga menggunakan Alam sebagai ruang kelas siswa belajar menganalisis mengamati dan mempelajari teori dengan melihat langsung ke alam. Ternyata belajar itu simpel dan menyenangkan enggak sehoror itu. Insyaallah ini akan menjadi pengalaman terbaik dan ilmu yang diterapkan di Sekolah Alam Kahfis kedepannya.” ungkapnya.

Pembina Yayasan Kahfis Aceh, Siti Nurhidayah, S.Pd., M.Sc, yang kerap disapa Bunda Dayah ini, sangat mendukung kegiatan Jaga Nyala ini.
“Harapan saya para fasil yang memgikuti kegiatan Jaga Nyala ini terus menyala semangatnya dalam mengembangkan pembelajaran bersama alam yang rahmatan lil ‘alamiin.” ungkap Bunda Dayah.

Share :

Baca Juga

EDUKASI

Jangan Langsung Mengajar: Mengapa Lima Menit Pertama Menentukan Semangat Belajar Siswa
Menuju PTKIS Unggul, UIA Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

BERITA

Akselerasi Standar Mutu, Rektor UIA Imbau Dosen Perkuat Riset dan Pengabdian

BERANDA

Perceraian Tak Cukup Putus Nikah, Hak Nafkah hingga Harta Bersama Rawan Terabaikan di Mahkamah Syar’iyah

ACEH

Dari Warkop ke Kelas: MGMP Pendidikan Pancasila SMK Banda Aceh Dorong Guru Ajar dengan Hati

BERITA

P2G Mendesak Pemerintah dan Panselnas Mengangkat Sekitar 200 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi PPPK Penuh

ACEH

Resmi Membuka PBAK, Rektor UIA Tekankan Integrasi Nilai Islam dan Akademik

EDUKASI

Tembus 30 PTKIS Terpilih, UIA Didampingi Kemenag Menuju Akreditasi Unggul

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut