Home / BERANDA

Selasa, 13 Mei 2025 - 22:12 WIB

Prof Sutan Nasomal Minta Presiden Evaluasi Program Makanan Bergizi Gratis : Ganti Dengan Sembako

Prof. DR. KH. Sutan Nasomal, selaku pemerhati program Makanan Bergizi (MBG) meminta Presiden Jenderal Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan evaluasi program MBG. Menurutnya, program ini telah menimbulkan banyak kasus keracunan makanan di berbagai wilayah, termasuk Bogor dan Tasikmalaya.

“Seperti yang di utarakan Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan bahwa ditemukan dua menu yang menjadi penyebab keracunan di Kota Bogor. Berdasarkan hasil uji laboratorium, dua menu tersebut mengandung bakteri Coli dan Salmonela. Kasus keracunan makanan juga terjadi di wilayah lain, seperti Tasikmalaya, Banten, dan Bengkulu” ulang Prof Sutan Nasomal.

Baca Juga  End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

Prof. Sutan Nasomal menilai bahwa lemahnya pengawasan dalam memasak MBG akan selalu menjadi musibah besar dengan dampak keracunan para siswa. Oleh karena itu, beliau meminta Presiden Prabowo untuk mempertimbangkan penghentian program MBG dan menggantinya dengan program bantuan sembako.

Baca Juga  Demo Rusuh di Kantor PT Bumi Aceh Timur, Massa Tahan Manajer dan Desak Pembebasan Hasanudin

Banyak orang tua siswa yang telah menjadi korban keracunan makanan MBG meminta agar program ini dihentikan. Mereka khawatir akan keselamatan anak-anak mereka dan tidak percaya pada kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG.

Prof. Sutan Nasomal menekankan pentingnya pengawasan mutu makanan dan proses memasak dalam program MBG. Menurutnya, tanpa pengawasan yang baik, program ini akan terus menimbulkan masalah kesehatan bagi siswa. [SN]

Share :

Baca Juga

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

BERANDA

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan

ACEH

Kapolsek Banda Alam Serahkan Bantuan untuk Anak Disabilitas di Aceh Timur

ACEH

Kapolres Aceh Timur Ancam Pidana 15 Tahun Bagi Pembakar Hutan dan Lahan