Home / BERITA

Minggu, 27 Agustus 2023 - 07:54 WIB

Diduga Oknum PASPAMPRES Rampok dan Pukuli Warga Aceh Hingga Meninggal

JAKARTA – Kisah tragis menimpa Imam Masykur (25) warga Aceh di Jakarta, dalam sebuah video yang beredar dimana sang korban dipukuli di bagian punggung di sebuah mobil t dan meraung kesakitan sambil mengucapkan kalimat Allahuakbar.

Di vidio lainnya sang Algojo pun merekam tindakan penyiksaan terhadap almarhum, dimana korban terlihat meminta kepada adiknya uang sebesar Rp.50 Juta Rupiah.

“Dek kirem peng 50 juta, peugah bak Mak beh, abang kajipoh Nyoe!”, (Dik kirim uang 50 juta, bilang sama mamak ya, abang dipukuli, tidak sanggup tahan lagi], itu lah suara yang terdengar dari sang Korban.

Terlihat tindakan tidak manusiawi dan tanpa belas kasihan, sang algojo memukuli almarhum Imam Masykur tanpa henti dibagian punggungnya hingga berdarah hingga sang korban sudah tidak bersuara lagi.

Baca Juga  Terpidana Kasus Korupsi PT RS Arun Dihukum Penjara Selama 8 Tahun dan Denda Sebesar Empat Ratus Juta Rupiah

Diketahui Imam Masykur merupakan warga Gampong Mon Keulayu, Kec Gandapura, Kab Bireun, Aceh yang berprofesi wiraswasta itu diculik di toko kosmetik pada Sabtu Magrib (12/08/2023).

Berdasarkan surat Berita Acara Penyerahan Mayat Polisi Pomdam Jaya Nomor LP -63/A-56/Vlll/2023/ldik tanggal 22 Agustus 2023 , tindakan perampokan dan penyiksaan bahkan penghilangan nyawa salah satu warga Aceh itu diduga dilakukan oleh Praka Ruswandi Manik.

Melansir Komparatif.id video penyiksaan yang dikirim oleh sekelompok pelaku penculikan kepada keluarga Imam Masykur yang kemudian korban pun ditemukan meninggal dunia di sebuah tempat di Karawang, Jawa Barat, Rabu (23/08/2023)

Jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta Pusat. Jasad almarhum diserahkan oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jakarta, kepada keluarga pada Kamis (24/8/2023) pukul 21.30 WIB. Pihak Polisi Militer yang menyerahkan jenazah bernama Serka Agus Sepyawan yang menjabat Balakidiktipidsus-3 Kesatuan Pomdam Jaya. Dalam berita acara penyerahan mayat itu, disebutkan bahwa salah seorang terduga bernama Praka R Manik, anggota Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.

Baca Juga  Satu PPPK Paruh Waktu di Aceh Utara Mengundurkan Diri, BKPSDM: Proses Lain Tetap Berjalan

Jenazah kemudian diterbangkan ke Aceh, dan tiba di Mon Keulayu pada Sabtu (26/8/2023) sore. Jasad Almarhum segera dikuburkan di kampung halamannya.

Peristiwa itu menimbulkan luka di hati keluarga. Perlakuan terhadap korban tidak dapat diterima. Para pelaku bertindak sangat kejam. Korban dianiaya di luar batas kemanusiaan. Tangisan korban yang memelas meminta tolong, meninggalkan luka yang tidak terobati. Mereka berharap hukum ditegakkan. [endæ]

Share :

Baca Juga

BERITA

Perkuat Riset Hukum Waris, Fakultas Syariah UIA Gandeng Kantor Pewarisan di Malaysia

BERITA

Teknologi Peringatan Dini Satelit Michibiki Mulai Diuji di Museum Tsunami Aceh

BERITA

PGE dan KJE Teken Kerja Sama Pengelolaan 11 Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Utara

BERANDA

SEJARAH! Emil Audero Jadi Pahlawan, Indonesia Juara ASEAN Cup 2026 Usai Drama Adu Penalti Lawan Thailand

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 10.121 Personel, 67 Ribu Penonton Hadiri FIFA ASEAN Cup 2026

BERITA

Muslem Kini Punya Rumah Layak, Dandim 0103/Aceh Utara Serahkan Kunci RTLH di Kuta Makmur

BERITA

Meurasa HIMASOS Unimal, Satukan Mahasiswa Sosiologi Lintas Angkatan dalam Semangat Kekeluargaan

BERANDA

Resmi! Presiden Prabowo Salurkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja Mulai Oktober 2026