Home / BERITA

Kamis, 25 Mei 2023 - 09:29 WIB

Ketua DPR Aceh Dan DPRK Aceh Utara Mendukung Penuh Haul & Zikir Akbar Demi Menghalau Pemahaman Sekuler

ACEH UTARA – Ketua DPR Aceh Saiful Bahri (Ponyaya) didampingi Ketua Ketua DPR Aceh Dan DPRK Aceh Utara Mendukung Penuh Haul & Zikir Akbar Demi Menghalau Pemahaman Sekular DPR Kabupaten Aceh Utara Arafat Ali, SE, MM., hadiri pertemuan rencana pelaksanaan Haul & Zikir Akbar Forum Majlis Sirul Muhtadin Ranting Kuta Makmur – Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (25/05/2023)

Pertemuan yang dilaksanakan di salah satu warung kopi di Blang Ara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh ulama dan tokoh masyarakat Kuta Makmur diantaranya, Camat Kuta Makmur Hafniza Putra, S.STP., M.Si, Mukim Buloh Blang Ara Zulfiandi, Ketua Penasehat Forum Majlis Ta’lim Sirul Mubtadin Tgk Muhd Nurdin Thaib dan sejumlah tokoh dan unsur masyarakat lainnya.

Kegiatan yang diagendakan di halaman pertapakan Masjid Kecamatan Kuta Makmur (dibelakang Kantor Camat Kuta Makmur) pada Malam Minggu 04 Juni 2023 diperkirakan lebih kurang akan dihadiri oleh sepuluh ribu jamaah.

Baca Juga  AKAP DAMRI Sekarang Bisa dari Ciputat ke Wonosobo, Yogyakarta, Malang Hingga Bandar Lampung

Agenda Haul dan Zikir Akbar direncanakan di materikan oleh empat ulama Aceh diantaranya, Tgk.H. Nuruzzahri (Waled Nu), Waled Razali Manyak (Abi di Pusat), Tgk.Muhd Nuruddin Thaib (Abati Buloh) dan Tgk.Hasballah (Abu Keutapang).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri menyambut baik pelaksanaan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh Forum Majelis Ta’lim Sirul Mubtadin.

“Upaya yang dilakukan oleh guru – guru kita merupakan hal yang luar biasa dalam menghalau pemahaman sekular sehingga wajib kita dukung”, ucap Saiful Bahri

Ketua DPR Aceh melanjutkan, dengan adanya kegiatan keagamaan seperti ini masyarakat bersatu padu dalam menjalankan amal ma’ruf nahi mungkar sehingga memahami bagaimana Islam yang sesungguhnya.

Baca Juga  Yosua Maiseni Klaim Tembak 4 Anggota TNI di Titigi Intan Jaya Papua

“Semoga dengan adanya kegiatan keagamaan seperti ini masyarakat Aceh selalu berada di satu barisan yaitu Ahli Sunnah Wal Jamaah”, tutup Lelaki yang sering di sapa Ponyaya.

Hal senada juga di sampaikan oleh ketua DPRK Aceh Utara Arafat, SE, MM., Menambahkan dengan adanya Majlis Keagamaan di tingkat Gampong dan Kecamatan dapat menjadikan pondasi yang baik untuk kerukunan masyarkat ditengah perubahan dunia, khususnya sebagai benteng masuknya nilai budaya – budaya dan kebiasaan lainnya yang merusak tatanan hidup umat islam.

“Selain terbendungnya aliran sesat, kegiatan keagamaan seperti ini, kita harapkan dapat menjadi filterisasi bagi kita semua selaku umat islam”, pungkas Arafat Ketua DPRK Aceh Utara. (ëndæ]

Share :

Baca Juga

BERITA

CCTV Ungkap Kasus Tewasnya WNA Brunei di Kebayoran Baru

BERITA

Bareskrim Polri dan Kemenhut Tindak Empat WNA China Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

ACEH

KPK Temukan 99% Proyek di Aceh Lewat Penunjukan Langsung, DPRA Minta Lembaga Antirasuah Beri Pembinaan

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi