Home / BERITA

Senin, 9 Desember 2024 - 20:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Mekanisme Pengendalian Inflasi,

MEDIALITERASI.ID | JAkARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan mekanisme pengendalian inflasi di Indonesia, yang dinilainya sebagai terobosan besar dalam tata kelola ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2024 di Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Senin (9/12).

“Saya minta mekanisme ini dilanjutkan, Mendagri teruskan ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak, lintas kementerian di tingkat pusat dan daerah.

Terima kasih saya, penghargaan saya, saya kira suatu saat ini akan menjadi studi kasus, banyak negara akan belajar ke kita,” ujar Presiden Prabowo.

Swasembada Pangan sebagai Kunci Pengendalian Inflasi

Presiden Prabowo menekankan bahwa swasembada pangan adalah kunci utama pengendalian inflasi di masa depan.

Ia mendorong agar swasembada pangan diterapkan hingga tingkat kabupaten dan kecamatan dengan tetap memperhatikan kearifan lokal.

Baca Juga  Diguyur Hujan, Massa Tetap Long March ke DPR dengan Tertib

“Kuncinya sekali lagi adalah swasembada. Swasembada pangan dalam arti yang luas dan menyeluruh. Dari dulu kita diajarkan tiap desa harus punya lumbung pangan. Jadi inilah strategi besar kita,” tegasnya.

Presiden juga memuji langkah beberapa daerah, seperti Provinsi Sumatra Selatan, yang telah melaksanakan gerakan tanam serentak.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Inflasi di Bawah 3 Persen: Prestasi yang Patut Disyukuri

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi capaian inflasi nasional yang berhasil ditekan di bawah 3 persen, meskipun dunia sedang menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

“Tetapi secara keseluruhan, inflasi kita yang dalam kondisi sekarang, saya kira sudah cukup bersyukur kita, di bawah 3 persen inflasi. Saya kira sudah sesuatu yang prestasi,” ujar Presiden.

Pentingnya Persatuan di Tengah Ketidakpastian Global

Baca Juga  Gandeng PB ISSI, Tour of Kemala Jaring Bibit Atlet Unggul 

Selain membahas pengendalian inflasi, Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah ancaman ketidakstabilan global.

Ia meminta seluruh elemen bangsa untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Indonesia terlalu kuat, terlalu kaya, terlalu besar, selalu ada yang ingin merusak. Swasembada pangan, swasembada energi, kunci pengendalian inflasi, terobosan semacam ini juga sangat bermanfaat,” tegasnya.

Optimisme Menghadapi Tantangan Ekonomi

Mengakhiri sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan optimismenya terhadap kemampuan Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Ia meminta kementerian dan pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam pengendalian inflasi.

“Laksanakan, teruskan, kita bersyukur inflasi terkendali. Tapi kuncinya nanti adalah produksi. Saya optimis. Jadi, kita buktikan bahwa kalau kita tanggap dan mendekati masalah dengan tanggung jawab, saya kira kita bisa atasi,” pungkasnya. (M. Ridho)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gisman Yanengga Klarifikasi Kepengurusan KAPP Papua Tengah, Minta Fince Mofu Tak Mengatasnamakan Organisasi

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

BERANDA

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERITA

Kejaksaan Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati Ulama Abdul Aziz al-Tarifi

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan