Home / EDUKASI / OPINI

Jumat, 19 Januari 2024 - 06:16 WIB

OPINI : SANTRI AGENT OF CHANGE

OPINI : SANTRI AGENT OF CHANGE
Oleh : Abd Ghaffar

Syubbannul yaum rijalul ghad, sebuah maqolah yang berarti ‘Pemuda masa kini adalah pemimpin masa depan’.

Dari kalimat tersebut menunjukkan bahwa yang memimpin bangsa di masa mendatang adalah pemuda saat ini. Pemuda saat ini bukan hanya mahasiswa, ada para santri yang juga bisa disebut pemuda.

Santri ada di dalamnya dan hakikatnya mereka siap untuk melakukan perubahan menuju kebaikan.

Dewasa ini banyak pondok pesantren yang mengajarkan tentang tekhnologi kepada santri-santrinya. Selain teknologi, bahasa asing juga menjadi bahasa keseharian bagi santri di pondok modern. Bahkan mahasiswa bisa “kalah” berbahasa asing dengan santri.

Baca Juga  Kabid SDM dan Organisasi Pengurus Wilayah Forum TBM Provinsi Aceh Diundang sebagai Narasumber dalam Kegiatan BIMTEK Membaca Nyaring 2025 oleh Dispusip Aceh Timur

Hal ini juga terjadi di pondok pesantren salaf, yaitu pesantren yang masih kental dengan tradisi pesantren cara “kuno”, baik literasi maupun sistem pengajarannya.

Pesantren salaf mengajarkan para santrinya kitab kuning. Kitab kuning inilah yang menjelaskan banyak hal, termasuk di antaranya ilmu politik, ekonomi dan keluarga.

KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah seorang santri yang mampu melakukan perubahan di Indonesia.

Banyak perubahan yang terjadi di Indonesia ketika masa kepemimpinannya. Tak hanya Gus Dur, ada juga KH Ma’ruf Amin, yang kini Wakil Presiden RI dan tokoh-tokoh lain yang notabene dari pesantren.

Baca Juga  Ketika Laporan Manis Mengalahkan Kenyataan Pahit Pemulihan Listrik Aceh

Ini bukti bahwa santri juga mampu disebut agen perubahan layaknya mahasiswa. Karenanya elok sepertinya jika saat ini kita sudah menyiapkan diri sebagai agen perubahan.

Memperdalam ilmu adalah sebuah keniscayaan. Sehingga terwujudnya baldatun thoyyibatun bukan sekadar mimpi. Semoga.

Penulis: Mahasiswa semester VII Progam Studi Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep-Madura

Share :

Baca Juga

ACEH

392 Calon Mahasiswa Asing dari 28 Negara Ikuti CBT IAIN Langsa 2026

EDUKASI

Pendidikan Indonesia: Masih Fair atau Sudah Menuju Good?

ACEH

Pasca Banjir Bandang-Longsor, Warga Aceh Desak Pemerintah Segera Realisasikan Dana Pemulihan 2026

ACEH

Wabup Aceh Timur Lepas Kontingen Jambore Nasional XII ke Jakarta.

ACEH

Delapan Santri Misbahul Ulum Ikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur

ACEH

Ketua TP PKK Aceh Timur Ajak Siswa Tingkatkan Budaya Literasi 

ACEH

53 Lansia Kec. Birem Bayeun – Kab. Aceh Timur Diwisuda, Bukti Semangat Belajar Tak Mengenal Usia

BERITA

Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Laksanakan Program Qira’atul Qur’an di Gampong Kuala Keureutoe