
MEDIALITERASI.ID | Lhokseumawe – Dua dosen Universitas Malikussaleh Dr. Ikramuddin, S.E., M.Si dan Muhammad Roni, S.PdI., M.Pd sedang asik membaca buku Mahir Menyunting Naskah Buku dan Media Cetak pada Jumat (16/08/24), di Paloh Coffee Kota Lhokseumawe.
Dr. Ikramuddin, S.E., M.Si, merupakan dosen Manajemen Pemasaran Universitas Malikussaleh sambil santai dan ngopi menyempatkan waktu membaca buku yang di editnya sendiri beberapa waktu yang lalu, buku ini menarik untuk dibaca karena menyangkut penyuntingan naskah, mengingat selama ini banyak sekali naskah yang tidak ditulis sebagaimana mestinya, artinya penulis terkadang tidak memperhatikan tata Bahasa, PUEBI, dan kalimatnya. Dengan adanya buku ini bisa menjadi referensi tambahan bagi penulis seperti dosen yang sedang menulis buku dan artikel yang akan dipublikasi dan terutama Mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya.
Buku Mahir Menyunting Naskah Buku dan Media Cetak diterbitkan oleh penerbit Ganesha Kreasi Semesta Jawa Tengah. Buku Mahir Menyunting Naskah Buku dan Media Cetak ini layak digunakan oleh semua kalangan. Karena buku ini disusun untuk untuk mengentaskan rasa gundah terhadap proses Penyuntigan Naskah baik buku, artikel, laporan, dan berita. Buku ini dapat digunakan sevagai referensi oleh generasi muda, siswa, mahasiswa, dan wartawan terutama yang mahasiswanya berasal dari dari ilmu kependidikan kerena ada mata kuliah Penyuntingan. Imbuh Dr. Ikramuddin, S.E., M.Si yang merupakan salah satu dosen senior pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Muhammad Roni, S.PdI., M.Pd yang merupakan Dosen Bahasa Inggris pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh. Menurut Roni, membaca buku ini merupakan keharusan bagi setiap penulis, dan sekaligus mengucapkan terima kasih karena sudah mendapatkan buku Mahir Menyunting Naskah Buku dan Media Cetak dan menambah referensi, seraya menambahkan bahwa buku ini sangat layak dibaca oleh semua pihak terutama mahasiswa yang ingin belajar mengenai penyuntingan naskah buku dan media cetak lainnya terutama untuk menulis skripsi Mahasiswa harus benar-benar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar melakukan penyuntingan dengan benar juga tidak sembarangan dalam menulis, imbuh Roni sapaan akrab untuk pria yang mahir berbahasa inggris ini. (JA)







