Home / EDUKASI

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Lewat Karya “Wasiet Pejuang”, Rezha Affannur Bawa UIA Rajai Lomba Melukis Bireuen

MEDIALITERASI.ID | BIREUEN — Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Aceh (UIA), Rezha Affannur, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Melukis Tingkat Universitas yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen di Halaman Pendopo Bupati Bireuen, Minggu, 4 Oktober 2026.

Perlombaan yang mengusung tema “Pesona Bireuen Dalam Warna Dan Karya” ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bireuen ke-27.

Berdasarkan rekapitulasi penilai resmi panitia, Rezha Affannur tampil mendominasi dengan mengantongi nilai sempurna sebesar 100 poin. Posisi kedua diraih oleh Khairan Hafidzah dari kampus Institut Seni Budaya Indonesi (ISBI) Aceh dengan nilai 80, disusul Muhammad Rizki asal Universitas Islam Kebangsaan Indonesia di posisi ketiga dengan nilai 55.

Baca Juga  Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi

Karya lukis Rezha yang diberi judul “Wasiet Pejuang” menghadirkan narasi simbolis mengenai perjalanan Kabupaten Bireuen lintas generasi.

“Elemen batu nisan pahlawan dihadirkan sebagai simbol pengorbanan masa lalu, sedangkan rencong merepresentasikan identitas serta semangat masa kini. Adapun Tugu Juang Bireuen menjadi lambang harapan masa depan, dipadu ikatan kain songket Aceh berwarna merah sebagai benang waktu dan lambang kehormatan budaya, serta lembaran kertas yang menyimbolkan pesan para pendahulu,” urai Rezha.

Melalui perpaduan visual tersebut, tambah Rezha, lukisan ini menyampaikan pesan filosofis bahwa warisan sejarah dan budaya tidak sekadar untuk dikenang, melainkan harus dijaga, dimaknai, serta diteruskan oleh generasi penerus.

Baca Juga  Pernyataan Ketua DPR Aceh dapat Merusak Harmonisasi Antar Lembaga

Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIA, Drs Yusri MA, mengapresiasi capaian non-akademik yang diraih anak didiknya. Menurutnya, potensi dan soft skill di bidang seni ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi program studi maupun civitas akademika UIA secara luas.

“Prestasi ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan non-akademik. Kami berharap capaian Rezha dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk tidak ragu mengeksplorasi bakat serta aktif mengukir prestasi di berbagai ajang kompetisi,” ujar Yusri.[af]

Share :

Baca Juga

BERITA

Meurasa HIMASOS Unimal, Satukan Mahasiswa Sosiologi Lintas Angkatan dalam Semangat Kekeluargaan

BERANDA

Resmi! Presiden Prabowo Salurkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja Mulai Oktober 2026

BERANDA

Bukan Tanda Gila, Ini 7 Fakta Psikologis di Balik Kebiasaan Bicara Sendiri yang Jarang Diketahui

EDUKASI

Dari Penilaian ke Asesmen, dari Hukuman ke Disiplin Positif: Menguji Wajah Baru Pendidikan Indonesia

EDUKASI

Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Ekonomi Syariah FEBI UIA Kantongi Akreditasi Unggul

BERANDA

Salah Kaprah! Tidak Ada SEA Games 2026, Ini Bedanya SEA Games dan Asian Games

EDUKASI

Luka Hati Tak Kunjung Sembuh? Ini 5 Cara Sehat Bangkit dan Pulih Secara Perlahan

EDUKASI

Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Digitalisasi, Dosen UIA Menyapa Desa Wisata Sade